Berkat Kesigapan Perusahaan, Tumpahan CPO Di Perairan Lubug Gaung Telah Ditanggulangi

0
333
Kondisi permukaan Air Laut sebelum di bersihkan

DUMAI, SUARAPERSADA.com – Perairan laut di sekitar wilayah Lubug Gaung,
tepatnya dikawasan dermaga loading CPO ke kapal, sempat tercemar akibat tumpahan minyak mentah kelapa sawit/Crude Palm Oil (CPO) milik salah satu gruop Apical perusahaan CPO di Wilayah Industri Lubug Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Selasa (28/1) pagi.

Informasi yang berhasil dirangkum media ini, peristiwa tumpahnya CPO tersebut, diakibatkan salah satu selang untuk pipanisasi CPO putus saat berlangsung transfer loading CPO ke kapal.

Akibat tumpahan CPO tersebut permukaan air laut yang sebelumnya biru bening berubah menguning. Khususnya di seputar dermaga loadding CPO ke kapal diperairan Lubug Gaung, yang diketahui milik salah satu perusahaan di kota Dumai. Kondisi tersebut sempat membuat warga masyarakat resah.

Namun, berkat kesigapan petugas dari perusahaan dan pihak terkait, permukaan laut dibersihkan dari tumpahan CPO dan tidak sempat melebar ke wilayah lain.

Hubungan Masyarakat (Humas) PT. Sari Dumai Sejati (SDS) Apical Group, Kamero Bangun, yang dikonfirmasi, www. suarapersada.com tetkait peristiwa tersebut, membenarkan terjadinya tumpahan CPO. Namun sudah dapat diatasi setelah dilakukan pembersihan minyak mentah yang sempat berserak mengapung di perairan.

Menurut Kabero Bangun, terjadinya tumpahan CPO ke perairan laut sekitar dermaga loading CPO ke kapal sekitar pukul 06 00 Wib, Selasa (28/1-2020) pagi, akunya.

Menurutnya, kejadian bermula ketika berlangsung pengisian/transfer CPO lewat selang/pipanisasi ke kapal, tiba-tiba selang/hose putus sehingga CPO sempat tumpah ke perairan.
Melihat insiden tersebut, pihaknya bekerjasama dengan PT PII dan PT IBP turun  melakukan tindakan pembersihan minyak mentah tersebut, terang Kamero.

Dikatakan Kamero, untuk mengantisipasi CPO yang tumpah ke perairan laut sekitar perusahaan PT SDS tidak meluas, menurut Kamero, petugas dari perusahaan dan tim, membersihkan dengan melakukan pemblokiran. Dengan memasang Oil Boom sehingga minyak tidak dapat menyebar atau meluas ke area lain, kata Kamero.

Kamero Bangun menambahkan, setelah kejadian tersebut pihaknya telah melakukan komunikasi dengan instansi terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai dan KSOP. Dan piihak Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai sudah memberikan arahan agar melakukan tindakan melokalisasi penyebabaran minyak dan membersihkan minyak CPO yang sempat tumpah sekitar 500 liter, sesuai arahan pihak KSOP, tutupnya.(Tambunan).

Tinggalkan Balasan