PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Jajaran Korem 031 Wira Bima, mengadakan silaturahmi dengan wartawan di Riau, Kamis (15/3/2018) pagi tadi. Acara yang digelar di Aula Makorem Wira Bima itu berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan.
Turut hadir Kasrem 031/Wira Bima Kol.Czi I Nyoman Parwata SE MSi MTr (Han) dan Kapenrem 031/Wira Bima Mayor Inf Sunarto.
Selain itu, juga hadir Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang, Bendahara Umum PWI Riau Oberlin Marbun, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Riau Novrizon Burman, Wakil Ketua Seksi Hankam Ridwan Sinaga, Wakil Ketua Seksi Media Online Manaor Sinaga, Anggota Seksi Kehutanan dan Lingkungan Hidup PWI Riau Zulmiron, serta beberapa pimpinan media cetak, elektronik, media online, dan wartawan berbagai media serta dari AJI dan IJTI, yang berjumlah 70 orang.
“Selaku panitia penyelenggaran kegiatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri undangan kami ini,” ujar Kapenrem 031/Wira Bima Mayor Inf Sunarto mengawali laporannya.
Terima kasih kami sampaikan kepada rekan-rekan insan pers yang selama ini telah terjalin kerjasama dan partisipasinya dalam tugas pemberitaan. Dimana telah tercipta hubungan kerjasama yang harmonis dengan Korem 031/Wira Bima. Kami berharap kedepan hubungan kerjasama ini dapat senantiasa terjaga dengan lebih baik lagi,” papar Mayor Inf Sunarto mengakhiri laporannya.
Sementara itu, Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih kepada jajaran Korem, yang mengundang Insan Pers, bersilaturahmi dengan Organisasi Pers di Riau.
“Kami wartawan saat ini Pak Danrem, banyak sekali, di Riau, yang tergabung di PWI Riau berjumlah 1.028 orang. Teman-teman IJTI ada sekitar 40 orang. Di AJI juga sekitar 40-an orang,” sebut Zulmansyah.
Lanjut Zulmansyah, saat ini baru tiga organisasi wartawan ini yang baru diakui oleh Dewan Pers. Sedangkan yang lain-lain masih berproses untuk diakui juga oleh Dewan Pers. Misalnya ada teman-teman dari Jurnalis Online Indonesia (JOIN) dan Ikatan Wartawan Online (IWO).
“Jadi di Indonesia ini ada 37 organisasi wartawan. Dan baru tiga yang diakui oleh Dewan Pers. PWI, IJTI dan AJI. Yang lain-lain masih berjuang, tapi semuanya itu adalah wadah kita tempat berhimpun para wartawan,” terang Zulmansyah.
Dalam berbagai kesempatan, sambung Zulmansyah, dirinya selalu menyampaikan, sekarang ini banyak yang mengaku-ngaku wartawan. Mereka hanya modal kartu pers yang mereka buat sendiri, lalu mengaku sebagai wartawan.
“Kami di PWI selalu berkampanye Jadilah Selalu Wartawan yang Benar,” dan diharuskan mereka lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Nah Kompetensi kan sebuah tuntutan profesi, kalau misalnya kita guru mesti lulus uji kompetensi guru begitu juga dengan bidan dan PNS juga harus lulus uji kompetensi,” sebut Zulmansyah.
“Saya pernah bertemu wartawan, ketika saya tanya 5W1H dan Off The Record, masih ada yang belum tau, kan cukup miris bila dua hal pokok tentang pers tersebut tidak diketahui seseorang yang mengaku wartawan,” tuturnya.
Lanjutnya lagi, oleh karena itu, semua kita di organisasi wartawan ini Pak Danrem, diamanatkan oleh Dewan Pers untuk mengurus masing-masing anggotanya, terutama soal kompetensi, terang Zulmansyah
Sedangkan Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima Kolonel Inf Sonny Aprianto SE, MM berharap kepada insan pers bisa lebih dekat.
“Karena kami juga butuh, kami juga perlu bantuan dari rekan-rekan pers untuk memberitakan apa yang kami lakukan. Karena Pak Kasad Jenderal TNI Mulyono pernah mengatakan, Tuhan itu Maha Tahu. Tapi dunia, perlu diberitahu,” sebut Danrem.
Danrem bercerita tentang pentingnya sebuah pemberitaan Media, sebagaimana yang pernah di alami Kasad, saat menjadi Komandan Korem 032/Wira Praja di Padang terjadi gempa,” sebut Danrem.
Pada kesempatan tersebut, Danrem 031, mengajak masyarakat dan para wartawan agar bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terlebih lebih menjelang tahun politik yaitu pemilihan Kepala Daerah) (Pilkada) serentak, yang selanjutnya disusul perhelatan Pemilihan Legislatif (Pilleg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).
“TNI dan Polri sudah berkomitmen bersikap netral di perhelatan Politik”
Menurut pria yang sebelumnya juga sudah pernah berdinas di Riau ini, komitmen ini sudah dilaksanakan sejak dirinya dilantik menjadi Danrem. “Kalau ada yang menemukan Babinsa ikut mendukung salah satu calon, tolong catat nama dan kesatuannya, laporkan ke saya. Dan akan ditindak tegas jika ada jajaran saya melanggar itu,” tandasnya.
Sanksi internal akan dijatuhkan kepada oknum yang terlibat, tergantung dari kesalahan yang dilakukan. “Bisa berupa hukuman disiplin, hingga yang lebih tinggi,” tegas pria asal Palembang, Sumatera Selatan ini.
Sonny menambahkan selain menjaga Keutuhan NKRI, saat ini ada tanggungjawab besar yang diembannya, yaitu meminimalisir terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), mengingat dalam waktu dekat akan dilaksanakan event Olahraga Asian Games, “Jangan sampai Asian Games terganggu oleh Asap akibat kebakaran Hutan dan Lahan” terang Sonny selaku Ketua Satgas Karhutla Riau.
Untuk itu, Danrem juga berharap media dapat membantu pemerintah untuk meminimalisir Karhutla di Riau, melalui pemberitaan yang memberikan pencerahan kepada masyarakat, sehingga mereka tahu dampak pembakaran lahan.**(bang. Naga)





















































