DUMAI, SUARAPERSADA.com – 19 terdakwa Anak Buah Kapal (ABK) ini dalam sidang lanjutan, mengakui menggelapkan CPO alias “kencing” CPO di laut.
Penggelapan CPO dimaksud dilakukan saat perjalanan kapal tempat mereka bekerja hendak bongkar di perusahaan Wilmar Group Kawasan Industri Dumai (KID) Pelintung.
Hal tersebut dipaparkan saat para terdakwa 19 orang ini diperiksa hakim majelis sebagai terdakwa dalam perkara ini, Kamis (2/11).
Perkara penggelapan CPO ini terbagi dalam dua berkas dan sidang pemeriksaan para terdakwa pun dilakukan hakim yang sama secara terpisah.
Satu berkas terdakwanya berjumlah 6 orang merupakan ABK kapal Seroja 14. Mereka mengangkut CPO dari Sampit Kalimantan Selatan (Kalsel) tujuan pabrik PT Wilmar Pelintung KID ditangani oleh JPU Heri Susanto SH.
ABK kencing CPO sekitar 84 ton dengan menjual ke pihak kapal pom pong yang trend disebut “lawa lawa”. Hanya saja dalam perkara ini, penadahnya ntah dimana.
Demikian dengan berkas perkara yang terpisah jumlah terdakwa 13 orang. Modus operandi menggelapkan alias kencing CPO adalah saat kapal mereka diperairan laut dari Sampit Kalsel menuju PT Wilmar di Pelintung KID.
Dari kapal Tirta Samudra 22 tempat mereka kerja, para abk ini kencing cpo sekitar 19 ton kejadian 13 Juli 2017 lalu dijual kepada lawa lawa.
Kepada hakim majelis yang di pimpin Azis Muslim SH, para terdakwa mengakui mereka dapat bagian uang dari hasil jual CPO tersebut.
Hanya saja, soal bagi bagi uang minyak tersebut besar uang yang mereka terima masing masing bervariasi sesuai jabatan di dalam kapal yakni mulai dari Rp 2 500 000, hingga Rp 8 juta per orang.
Gaji para abk ini pun demikian diterima bervariasi dari perusahaan, yakni anak buah, cincu, kamar mesin hingga nakhoda, yakni Rp 2 500 000, hinga Rp 12 500 000.**(Tambunan)





















































naturally like your web site however you need to check the spelling on several of your posts.
Many of them are rife with spelling issues and I in finding it
very bothersome to tell the truth on the other hand I’ll definitely come again again.