Irjen TNI Letjen H. Satyo Sularso Buka Pencanangan TNI KB-Kes Nasional di Rohul

0
991

SEMPAT tertunda beberapa kali, Pencanangan Tentara Nasional Indonesia Keluarga Berencana Kesehatan (TNI KB-Kes) Tingkat Nasional tahun 2017 yang dipusatkan di kota Pasirpengaraian Kabupaten Rokan hulu (Rohul), Kamis (6/5/2017) suskes digelar.

Meski batal dihadiri Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, namun Inspektorat Jenderal (Irjen) TNI, Letjen H. Satyo Sularso bersedia membuka Pencanangan TNI Manunggal KB-Kes tetap nasional di Rohul yang berlangsung meriah.

Pencanangan TNI Manunggal KB-KEs Nasional 2017, ditandai dengan Pemekulan beduk oleh Irjen TNI, Plt Bupati Rohul H. Sukiman , Kapolda Riau Irjen Pol. Zulkarnain Adinegara dan Sekretaris Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI H. Nofrijal.

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, diawalai dengan penampilan sejumlah kesenian Lokal, seperti Reog Ponorogo, Tarian Koba Nogori dan penampilan lainnya yang membuat pencanangan TNI KB-Kes Nasional ini semakin semarak.

Dalam sambutan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantio yang dibacakan Irjen TNI Letjen H. Satyo Sularso, menyampaikan, penduduk merupakan aset penting, yang sangat menentukan maju mundurnya suatu bangsa. Untuk itu, aspek kualitas dan kuantitas, menjadi sangat penting diperhatikan oleh pemerintah.

Untuk mengantisipasi Ledakan Penduduk Indonesia yang diperkirakan terjadi tahun 2035 mendatang, maka isu utama yang diangkat dalam pencanangan TNI Manunggal KB Kes Nasional ini harus diperhitungkan.

“Untuk itu, TNI mengambil peran ikut mensosialisasikan serta membantu pemerintah, mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, sehingga kuantitas penduduk seimbang dengan ketersediaan pangan dan energi,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pada 2035 pemerintah memproyeksikan jumlah penduduk Indonesia, bakal menembus angka 305, 6 juta jiwa. Salah satu dampak yang ditimbulkan dari ledakan penduduk tersebut, yaitu ancaman ketahanan pangan, energi, serta terabatasnya lapangan pekerjaan.**RONI

Tinggalkan Balasan