PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Zakat pegawai, pengawas, dan guru di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) sebesar Rp395 juta disalurkan kepada masyarakat Kota Pekanbaru yang layak mendapatkannya. Zakat profesi itu, sebelum disalurkan dihimpun terlebih dahulu Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Peknbaru selama tahun 2014.
Pendistribusian zakat diserahkan langsung oleh Walikota Pekanbaru Firdaus di kediaman dinasnya, kemarin (14/1). Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Walikota (Wawako) Ayat Cahyadi dan Sekdako Syukri Harto yang juga Ketua Baznas Pekanbaru bersama seluruh pengurus Baznas, para tokoh agama, dan tokoh masyarakat, serta para pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Ketua Baznas Pekanbaru Syukri Harto dalam laporannya menyampaikan bahwa zakat yang disalurkan senilai Rp 395 juta tersebut diberikan kepada kelompok masyarakat yang berhak menerimanya. “Total penyaluran zakat tahun 2014 hingga kini sebesar Rp4,2 miliar,” ungkapnya.
Rinciannya, kata Syukri, Rp880 juta untuk Pekanbaru Makmur (bantuan usaha), Rp2,4 miliar untuk Pekanbaru Cerdas (bantuan penididikan), Rp46,5 juta untuk Pekanbaru Sehat (bantuan kesehatan), Rp341 juta Pekanbaru Peduli (bantuan sosial), dan Rp52 juta Pekanbaru Taqwa atau (bantuan rumah ibadah).
Untuk bidang Pekanbaru Cerdas sendiri, imbuh Ketua Baznas, disalurkan secara bertahap, tahap pertama disalurkan kepada 172 orang mustahiq, tahap II Rp87 juta untuk 58 orang mustahiq serta Pekanbaru sehat Rp13,5 juta untuk 9 orang, Pekanbaru peduli Rp18 juta untuk 12 orang, dan program Pekanbaru Taqwa Rp2 juta untuk 1 musholla.
Walikota Pekanbaru Firdausdalam pengarahannya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Baznas dan seluruh jajaran yang terkait dalam pengumpulan zakat di Kota Pekanbaru yang telah mensukseskan program kepedulian sosial.
“Bantuan ini sangat diharapkan masyarakat Pekanbaru yang sebagian besar masih sangat membutuhkan sentuhan kepedulian baik kepedulian di bidang sosial, pendidikan, maupun usaha. Program kepedulian ini, selain bernilai kewajiban bagi orang-orang yang mampu, juga bernilai ibadah yang sangat tinggi di sisi Allah, dan menjadi salah satu solusi yang terbaik dalam agama untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.***(rilis)





















































