Terkait Mobil Dinas Digadaikan, Kakan Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Bengkalis “Bungkam”

0
451

DUMAI, SUARAPERSADA.com – Kepala Kantor (Kakan) Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kabupaten Bengkalis-Riau, tidak respon dengan pertanyaan warga masyarakat, terkait mobil dinas plat merah milik kantor KSOP diduga terborohkan atau “digadaikan” kepada seorang warga di Kota Dumai karena “utang piutang”.

Sejumlah media massa di Dumai maupun online, sebelumnya telah merilis berita tentang mobil dinas milik perhubungan laut yang terparkirkan alias nongkrong hingga satu bulan lebih di garasi rumah salah satu warga di Kota Dumai itu.

Crew awak media termasuk suarapersada.com, sebelumnya telah mencari nomor handphone milik kepala kantor KSOP Bengkalis itu, guna dikonfirmasi seputar mobil dinas kantornya tersebut. Namun setelah dihibungi beberapa nomor handphone pimpinan KSOP Bengkalis  yang diperoleh awak media, semuanya tidak ada yang aktif.

Berangkat dari hal itu, crew awak media mencoba melayangkan surat tertulis lewat kantor Pos, untuk konfirmasi singkat soal kebenaran mobil dinas BM 8392 DP itu, apakah benar digadaekan atau diborohkan karena utang piutang ? namun, hingga berita ini kembali diangkat, kepala kantor KSOP tersebut tidak meresponnya alias tidak membalas surat konfirmasi diimaksud.

Sebagaimana berita di rilis media ini sebelumnya, mobil dinas operasional KSOP, plat merah BM 8392 DP, berwarna silver, dengan merek Mitsubishi Strada Triton itu, satu bulan lebih nongkrong di garasi salah satu warga belakang Bulog, Jalan Air Bersih, Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai-Riau.

Keberadaan mobil dinas milik pemerintah tersebut, akhirnya mengundang perhatian public, terutama sekitar rumah dimana mobil tersebut “terborohkan” oleh oknum KSOP Bengkalis itu.

Informasi diperoleh suarapersada.com, sebelumnya adalah mobil mewah milik pribadi oknum KSOP itu yang diborohkaan atau sebagai jaminan utang piutang antara oknum KSOP dengan pemilik rumah tempat mobil tersebut diparkir.

Mobil pribadi oknum KSOP Bengkalis itu adalah BM 28 (sumber lupa angka serinya-red) katanya yang terlebih dahulu diborohkan atau sebagai jaminan utang piutang terparkir di rumah warga dimaksud.

Berhubung saat itu katanya hendak hari raya idul fitri mau dipakai keluarga, maka mobil mewah milik pribadi oknum KSOP Bengkalis BM 28 itu pun katanya diganti/ditukar dengan mobil dinas BM 8392 DP itu.

Menurut informasi dari warga, bahwa mobil dinas dimaksud tidak tampak lagi digarasi warga dimaksud. Namun salah seorang awak media kepada suarapersada.com mengaku ada melihat mobil dimaksud disalah satu bengkel di Dumai.

Sementara itu, seputar keberadaan mobdin tersebut, awak media pernah mencoba konfirmasi kepada pemilik rumah, dimana mobil dinas KSOP itu diparkirkan. Awak medi itu bertanya soal keberadaan mobil dinas (Mobdin) itu.

Namun ketika wartawan usai bertanya, pemilik rumah dimaksud seakan langsung menghardik sedikit marah. “Kenapa klian mengganggu saya untuk cari makan”, ujar pemilik rumah itu menjawab wartawan, tanpa diketahui apa maksud kalimatnya.**(Tambunan)

Tinggalkan Balasan