PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Masyarakat Kota Pekanbaru komunitas Batak bermarga Simbolon yang tergabung dalam Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) wilayah kota Pekanbaru menggelar Pesta syukuran tahun 2016 di Sabtu (12/3).
Tidak seperti tahun sebelumnya, acara syukuran yang berlangsung di Sopo Godang (gedung serba guna) Jalan Hang Tuah Pekanbaru kali ini, dihadiri, Suriadi Husaini yang telah resmi dinobatkan menjadi marga Simbolon, tokoh marga Simbolon dan ribuan warga simbolon dohot boru se-Kota Pekanbaru.
Suriadi Kusaini, mengaku merasa banggga atas pesta minta restu dari Keluarga besar Simbolon dan boru untuk ikut mencalonkan diri menjadi walikota Pekanbaru pada Pilwako 2017 mendatang. Dia juga mengapresiasi kegiatan yang digelar, salah satu dengan pemberian beasiswa kepada anak anak marga simbolon yang berprestasi, baik akademik maupun bidang Olahraga.
Dalam kesempatan tersebut Suriadi Kusaini juga, mohon restu dari Keluarga besar PSBI Wilayah Kota Pekanbaru dalam pencalonan dirinya sebagai Calon Walikota Pekanbaru pada Pilwako 2017 mendatang.
“Saya mohon restu dari Keluarga saya, yakni PSBI Wilayah Kota Pekanbaru”, ujarnya. Yang disambut tepuk tangan yang meriah dari hadirin yang mencapai ribuan orang.
Penasehat PSBI yang juga tokoh Batak Riau, Helman Simbolon menyebutkan, Pesta syukuran ini merupakan salah satu bentuk ucapan syukur kepada Tuhan yang memberikan keselamatan dan kesehatan bagi keluarga besar Simbolon dan boru, sehingga bisa berkumpul bersama. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan wahana pelestarian nilai-nilai dan budaya batak, sebagai warisan leluhur yang bernilai tinggi.
Ditanya, permintaan restu Suriadi Kuasini Simbolon, Helma menjelaskan, yang namannya minta restu, kita pasti setuju.
“Siapapun orang yang minta restu pasti kita setujui, apa lagi Suriadi Kusaini sudah dinobatkan menjadi Marga Simbolon,” terangnya.
Sementara, Ketua Panitia Pesta syukuran PSBI Wilayah Kota Pekanbaru, Lestor Simbolon menjelaskan, hingga saat ini, komunitas batak Marga Simbolon dan Boru se-kota Pekanbaru berjumlah 750 Kepala Keluarga (KK). Dan kegiatan syukuran sudah merupakan agenda tahunan yang digelar setiap bulan Maret, tuturnya.**Jsn





















































