PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Dalam rangka mensukseskan Vaksinasi Nasional Covid-19, Pemerintah kota Pekanbaru telah melaksanakan berbagai langkah strategis. Hal tersebut disampaikan Walikota Pekanbaru Dr.Firdaus, ST.,MT pada acara peluncuran Program Vaksinasi Keliling yang berlangsung di halaman Mall Pelayanan Pekanbaru (MPP), Kamis (27/5/2021).
Walikota Pekanbaru Dr.Firdaus,ST.,MT kembali mencetuskan inovasi baru dengan meluncurkan program vaksinasi keliling atau jemput bola yang ditandai dengan pelepasan Lima unit bus TMP di halaman Mall Pekanbaru untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat, Kamis (27/5/2021).
Dalam arahannya, Walikota Pekanbaru menjelaskan, dalam upaya memutus matarantai covid-19, Pemko Pekanbaru telah melaksanakan berbagai upaya. Namun hasil belum memuaskan sebagaimana yang kita harapkan. Bahkan hingga hari terakhir kemarin penyebaran Covid-19 di Riau masih tinggi. Yakni mencapai 660 di Riau dan 200 lebih di kota Pekanbaru. Bahkan provinsi Riau tertinggi di Indonesia, sebut Firdaus.
Dikatakan Firdaus, Presiden RI sangat peduli dengan kondisi di Riau, sehingga beliau melakukan kunjungan kerja ke Riau, untuk memberikan dorongan bagi kita semua, baik kepda pemerintah terutama masyarakat, untuk bersamasama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, ujarnya.
Maka diharapkan sinergi, koordinasi serta kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. Terutama disiplin dalam penerapan protokol kesehatan dengan membiasakan pola hidup sehat dengan 5 M, yakni, mencuci tangan, memakai Masker, manjaga jarak dan menghindari kerumunan. Sementara pemerintah melaksanakan 3T atau melakukan test COVID-19 (testing), penelusuran kontak erat (Tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien (Treatment).terang Walikota Pekanbaru.
Pemerintah kota Pekanbaru dalam penanganan pasien sedang dan berat, mereka ditampung ditempat yang telah disediakan Pemerintah kota Pekanbaru maupun pemprov Riau. Sementara bagi pasien yang isolasi mandiri di rumah masing-masing dilakukan pengawasan oleh pemerintah, baik melalui PPKM Kelurahan dan Puskesmas dengan memberikan pelayanan maupun obat-obatan. Kemudian kita telah berupaya untuk membangun kekebalan tubuh atau imun secara massal dengan melaksanakan Vaksinasi, terangnya.
Ditegaskan Walikota Pekanbaru, sesuai data dari Disdukcapil Kota Pekanbaru, bahwa jumlah warga Kota Pekanbaru sebanyak 1.136.000 orang, 730.000 diantaranya wajib vaksin. Sejak pelaksanan vaksinasi berlangsung, hingga hari ini sudah 100.000 orang yang di vaksin, sehingga masih tersisa 630.000 orang, urainya.
Dikatakan Firdaus, Pemko Pekanbaru menargetkan pelaksanaan vaksinasi bagi 630.000 orang lagi akan selesai pada bulan Desember 2021 mendatang. Untuk mencapai target tersebut, maka setiap bulannya harus di vaksin 100.000 warga. Untuk keperluan vaksin tersebut, kita sudah memgajukan kepada Presiden dan Menteri Kesehatan RI untuk bisa memberikan 100.000 dosis vaksin setiap bulannya untuk suntikkan pertama, urainya.

Disamping itu kata Firdaus, kita juga memberikan pelayanan reguler vaksin setiap hari di 21 Puskesmas yang ada di Pekanbaru, Rumah Sakit dan beberapa klinik yang telah bekerjasama dengan Pemerintah. Kemudian untuk selerasi, akan dilakukan Vaksinasi massal yang di beberapa tempat. Seperti di Hotel, Gedung PGRI, Stadion center olahraga Rumbai, paparnya.
Setiap hari proses vaksinasi terus kita dorong, dimana pada hari ini tengah berlangsung Vaksinasi di Kampus UIN SUSQA dengan sasaran para tenaga pengajar berserta keluarganya dengan target 1500 orang. Khusus di Kampus-kampus yang ada di kota Pekanbaru, dengan jumlah mahasiswa diperkirakan mencapai 30.000 orang wajib di vaksin, tegas Firdaus.
Selanjutnya kata Walikota Pekanbaru, selain pelayanan reguler, Vaksinasi di tempat-tempat khusus. akan dilaksanakan pelayanan vaksin keliling untuk memperkuat pelayanan PPKM. Karena Jadi kekuatan kita adalah di tingkat RW dan Kelurahan dengan dikomandoi Kecamatan serta diawasi TNI, POLRI dam tim Covid Pekanbaru.
Dijelaskan Walikota, PPKM adalah benteng utama kita dalam memerangi covud-19. Maka vaksinasi keliling merupakan bagian dari penguatan pelaksanaan vaksinasi yang dapat melayani hingga RT/RW, terutama di wailayah status zona merah, ujarnya.
Walikota Pekanbaru berharap, dengan segala upaya yang telah dan akan dilaksanakan, hendaknya didukung seluruh elemen dan komponen masyarakat serta Tim Satgas Civid-19 Pekanbaru yang tentunya di awasi dan dibina Tim Covid propinsi Riau. Untuk itu mari kita bersamasama untuk menekan penularan Covid-19
Disamping target yang diberikan Presiden RI, Joko Widodo, dengan menurunnya pandemi Covid-19, diharapkan peningkatan ekonomi tumbuh kembali di kwartal ke dua sebesar 7 persen, tutup Walikota Pekanbaru.
Sebelumnya, Ketua harian Tim Sargas Covid-19 Pekanbaru yang juga asisten III kota Pekanbaru, Azwan saat peluncuran Vaksinasi keliling melaporkan, dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan mensukseskan Program Vaksinasi Nasional Covid-19 , Pemko Pekanbaru bersama Tim Satgas Pekanbaru menurunan 5 Bus TMP dan setiap Bus membawa tim vaksinator yang akan bergerak secara mobile.Dengan sasaran Kecamatan zona merah dan tempat startegis untuk melayani vaksinasi. “Masyarakat cukup membawa KTP”,terang Azwan.(ADVERTORIAL)























































