PELALAWAN, SUARAPERSADA.com – Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus berbenah dan melakukan terobosan dalam merealisasikan 7 Program Strategis untuk mewujudkan pelalawan emas.
Masuk Dalam 25 Kabupaten Kota se Indonesia dalam Gerakan Menuju 100 Smart City tahun 2019 ini, Diskominfo telah membuat tahapan-tahapan dalam implementasi smart city yang lebih terarah, terukur dan optimal mulai dari perencanaan, implementasi, hingga sosialisasi ke masyarakat.
Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kadiskominfo Hendri Gunawan didampingi oleh Kabid Pengelolaan Infrastruktur dan Layanan E-Government Saud Abdillah, Kamis (05/09/209) kepada media cetak dan media online di ruang kerjanya.
Kabupaten Pelalawan, Riau sebut Hendri Gunawan membuka pembicaraan menyampaikan implementasi smart city yang di lakukan melalui data dan informasi pemerintah daerah dari berbagai sumber seperti aplikasi ataupun data dari OPD terkait akan terintegrasi dalam satu platform yang disimpan pada satu database. Sehingga data yang disimpan dan disajikan akan lebih valid dan reliable.
Lanjut Hendri Gunawan, guna mendukung itu semua akhir tahun 2019 ini Diskominfo akan membangun Command Center di Kantor Bupati Pelalawan. Tahapan awal dilakukan dengan merenovasi ruangan, memaksimalkan apa yang ada sesuai kondisi keuangan pemda. Dan pada tahun 2020 kedepan sudah beroperasi penuh terhadap pelayanan kepada masyarakat.
Sedangkan terkait Infrastruktur dan koneksi internet, Kabid Kabid Pengelolaan Infrastruktur dan Layanan E-Government Saud Abdillah menambahkan untuk infrastruktur di kecamatan Diskominfo akhir tahun ini juga akan melakukan pemasangan internet diseluruh kantor kecamatan se kabupaten Pelalawan dan saat ini sudah ada 2 kecamatan yang telah disupport oleh diskominfo yaitu kecamatan Bunut dan Langgam. Sedangkan Kecamatan Pelalawan dalam progress pengerjaan dimana ditargetkan seluruh Kantor Kecamatan di awal Bulan November 2019 sudah berfungsi maksimal.
Seluruh jaringan internet yang dibangun di kantor kecamatan akan terintegrasi langsung di Diskominfo,yang kami harapkan disini fasilitas internet tersebut dapat memudahkan pelayanan di kantor kecamatan,seperti keuangan,catatan sipil,perijinan,dan pelayanan lainnya,”kata Saud.
Lagi kata Saud Abdillah bahwa adapun skema yang dipakai untuk Internet di Kantor Kecamatan ini memanfaatkan provider internet lokal berlisensi nasional untuk distribusi internetnya. Setelah adanya negosisasi dan terciptanya win solution, pihak provider hanya menyediakan jalur/Link dan Diskominfo menyediakan bandwidth internetnya. Skema ini dikenal dengan istilah layanan metro ethernet.
“Jadi infrastruktur, pemeliharaan dan jaminan ketersediaan koneksi menjadi tanggung jawab provider tersebut dengan SLA ( Service Level Agreement) 95 %. Kemudian di depan kantor Kecamatan tersebut akan ada juga fasilitas free Internet untuk masyarakat (Free Wifi Publik) yang jadwal operasionalnya dari jam 16.00 WIB s/d 22.00 WIB yang semua peralatannya di support oleh provider internet tersebut,” kata Saud Abdillah.
Diakhir perbincangan Saud melanjutkan seluruh skema ini praktis dan pastinya sangat menguntungkan Pemerintah Daerah dalam pengalokasian anggaran. Untuk hal ini pemda tidak perlu mengeluarkan anggaran yang besar dalam membangun infrastruktur. Ditambah lagi geografis daerah Kabupaten Pelalawan ini sangat luas dan tentunya akan menguras anggaran yang besar pula.
Plt. Kadiskominfo Hendri Gunawan optimis dengan kejutan demi kejutan dan Inovasi akan terus dilakukan oleh Diskominfo menjawab tantangan dari pimpinan Bupati Pelalawan,
karena semua itu bermuara pada pelayanan publik prima sesuai dengan Program Pelalawan Emas.**(DIR)






















































