Pulihkan Trauma Anak, Orangtua Korban Pelecehan Datangi Satgas P2TP2A Duri

0
480

DURI, SUARAPERSADA.com – Orangtua korban pelecehan anak dibawah umur, datangi kantor Satgas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak-anak (P2TP2A) Kecamatan Mandau di gedung Kantor Camat Mandau – Duri, Jumat (24/03).

Kedatangan Khairul (30) beserta istri dan 3 anaknya juga kerabatnya, diterima langsung oleh petugas P2TP2A, Refli. Khairul memohon agar anak perempuannya yang masih berumur 8 tahun, korban pelecehan oleh tetangganya sendiri, diberikan bimbingan atau psikiater untuk memulihkan rasa takut dan trauma yang dialami anaknya tersebut.

Kejadian yang menimpa anaknya itu, sungguh sangat mengecewakan keluarga korban, karena pelaku yang kini buronan polisi, adalah kerabat dari istrinya pula dan bertetangga di kompleks perumahan karyawan PT.ADEI, Kecamatan Pinggir.

Ketika ditanyakan kronologis kejadian Khairul mengatakan, “Kejadian pelecehan itu pada hari Selasa (07/03) yang lalu, dimana pada pukul 10.00 Wib saya dan istri mau pergi ke kota untuk mengecek gaji melalui ATM, dan titip anak kami (korban sedang berada di sekolah SD), kepada tetangga, agar kalau pulang sekolah nantinya bisa dijaga dengan baik,” Jelas Khairul.

“Ternyata setelah pulang kami dari kota dan bertemu dengan anak kami, yang kami dapat laporan pelecehan, sehingga langsung kami laporkan ke Polsek Pinggir sekaligus dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit. Untunglah tidak ada yang cacat, cuma kami merasa was-was melihat trauma yang dialami anak kami, maka kami datang kesini, agar mendapat terapi kejiwaannya,” lanjutnya.

Petugas Satgas P2TP2A, Refli berjanji akan membantu menangani masalah ini sampai tuntas, dengan ditangani oleh orang yang ahli untuk itu.

“Nanti akan kami berikan terapi dan ditangani oleh dokter spesialis untuk itu, dan waktunya juga sedang dipersiapkan, kapan yang tepat dokter spesialis nantinya bisa, dan juga jumlah anak yang mau diterapi,” ujarnya.

“Kami sudah menangani sebanyak 8 kasus anak, seperti kasus trafiking, kasus pelecehan seksual, kasus pencurian yang sudah dilakukan diversi (pengembalian) kepada orang tua,” tambahnya.**(Julieser)

Tinggalkan Balasan