MEDAN, SUARAPERSADA.com – Seorang pria pengunjung di loket Bus Mawar Silangit, Jalan SM Raja, Kelurahan Harjosari 1, Kecamatan Medan Amplas, mendadak tewas, Minggu (09/10) sekiar jam 13.30 Wib.
Korban bernama Tunggul Gultom P Samosir (59), warga Jalan Garuda 1, No.350, Desa Kenangan Baru, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang.
Iniformasi dihimpun, setengah jam sebelum korban tewas, sekira jam 13.00 Wib, korban yang masih terlihat bugar tengah duduk di kursi tunggu Loket Mawar Silangit.
Tak berapa lama, korban menuju ke toilet di loket itu untuk buang air kecil. Namun saat keluar dari toilet, korban tampak sempoyongan dan langsung terjerembab tak sadarkan diri.
Mandor Bus Mawar Silangit, Hardelman Limbong alias Parapat (40), warga Jalan Bajak IV, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, yang melihat itu langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Patumbak.
Personel Polsek Patumbak yang dipimpin Kanit Reskrim, AKP Ferry Kusnadi langsung turun ke lokasi dan melakukan pemeriksaan. Namun sayang, ternyata korban sudah tidak bernyawa.
“Jadi setelah dapat laporan itu, kita langsung turun ke lokasi. Setelah kita cek, korban sudah meninggal dunia,” kata Ferry Kusnadi kepada suarapersada.com, di lokasi kejadian.
Dijelaskannya, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan.
“Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, korban ini sering nongkrong di loket ini. Dia katanya mantan sopir Bus Garuda. Kuat dugaan korban meninggal karena penyakit yang dideritanya. Korban kita evakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumut,” ujarnya.
Dia menambahkan pihaknya mendapati korban mengantongi kartu keanggotaan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Anak Bangsa yang beralamat di Jalan Pahlawan Komarudin/Pendidikan, No.19, Ujung Karawang, Jakarta Timur (Jaktim).**Win























































