Penjual Minyak Eceran “Teledor”, Si Jago Merah Lahap Pasar Pakkat

0
667
Puing-puing sisa kebakaran yang menghanguskan 25 rumah dan kios di pasar Pakkat

PAKKAT, SUARAPERSADA.com – Kobaran api dan asap tebal  terlihat semakin membubung tinggi setelah sebuah jeregen yang berisikan bahan bakar minyak meledak. Warga disekitaran pasar Pakkat menjerit histeris ketika menyaksikan Si Jago Merah melahap rumah dan kios mereka.

Kebakaran yang sangat hebat telah terjadi di Pasar Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Jumat (28/02/2020) Sekitar Pukul 11.00 Wib.

Informasi yang diperoleh media ini dari masyarakat sekitar yang berada di TKP menyebutkan, diduga sumber api berasal dari salah satu rumah warga bermarga Manik yang menjual bahan bakar minyak eceran.

Segala upaya dan usaha telah dilakukan warga untuk memadamkan api yang begitu besar.

Pemkab humbahas juga menurunkan 5 unit mobil pemadam kebakaran agar api cepat dipadamkan.

Kendati tidak sampai memakan korban jiwa, akibat peristiwa ini sekitar 25 unit rumah milik warga dan fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hangus ludes terbakar, kerugian akibat kejadian ini berkisar miliyaran rupiah.

Informasi yang diperoleh dari TKP, berikut ini adalah daftar nama warga yang rumahnya ludes terbakar : Sarman Manik, Togu Sihaloho, Ruslina Sihombing, Bintara Sihite, Justro Marbun, Rafael Mahulae, Jery Panggabean, Makmur Marbun, Tianggun Simamora, Hakdi Simanjuntak, Bintara Sihite, Todotua Purba, Todotua Purba, Madil Purba, Sumber Sinaga, Maklaen Sihotang, Elisabeth Pane, Flores Sihite, Hasmin Purba, Amri Nababan, dan 3 unit ruangan Paud.

Menanggapi kejadian ini, Camat Pakkat, Mangoloi Tua Purba memerintahkan Kepala Desa Pakkat-Hauagong dan jajarannya agar segera melakukan tindakan penertiban terhadap para Agen LPG dan pengusaha bahan bakar minyak.

“Sebaiknya untuk agen LPG dan usaha bahan bakar minyak agar disediakan gudang khusus yang jauh dari pemukiman masyarakat,” ujar Mangoloi Tua Purba sekaligus menghimbau agar menyediakan safety ataupun keamanannya.

Sementara itu untuk para warga yang terkena musibah, Pemerintah Kecamatan Pakkat menyediakan tempat tinggal sementara yang berlokasi di Aula Gereja HKBP Pakkat-Hauagong.**(Bas/Jhn)

Tinggalkan Balasan