PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Hampir satu Pekan Pasca Kebakaran Pusat Perbelanjaan Plaza Sukaramai. Namun para pedagang menilai pihak pengelola terkesan tidak berganggung jawab. Akibatnya Senin (14/11) Ratusan pedagang Ramayana mengadukan nasib mereka ke DPRD Pekanbaru, guna menyampaikan kondisi yang dialami mereka saat ini.
Kedatangan para pedangang tersebut diterima Pimpinan dan beberapa anggota dewan lainnya. Dan melakukan pertemuan di ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Pekanbaru. Dalam pertemuan tersebut, para Pedagang meminta kepada DPRD, mendesak pengelola Ramayana, yakni PT MPP untuk bertanggung jawab atas peristiwa kebakaran yang menghanguskan semua barang dagangan mereka.
Ketua Himpunan Pedagang Ramayana, Ismed Bakri menyampaikan, “Kami datang ke sini untuk meminta bantuan DPRD agar pengelola bertanggung jawab. Kami
meminta DPRD Pekanbaru bisa turun ke pasar, melihat kondisi yang sebenarnya. Jika perlu panggil pengelola,” tegasnya.
Usai pertemuan, Ketua DPRD Pekanbaru, Sahril SH menyampaikan kepada sejumlah awak media, pihaknya menerima semua keluhan pedagang tersebut. Termasuk sikap pengelola, yang menurut pedagang tidak bertanggung jawab terhadap pedagang.
Menurut Sahril, DPRD Pekanbaru akan memanggil pihak pengelola. Namun sebelum memanggil penelola, pihaknya lebih dulu mempelajari kronologis peristiwa kebakaran, termasuk kontrak pengelola. “Kta pastikan akan memanggil pengelola,” kata Sahril.**(jsn)























































