DURI, SUARAPERSADA.com – Hari ini Kamis (16/03) bertempat di ruang rapat gedung Kecamatan Mandau, panitia MTQ ke 43 Kec.Mandau mengadakan rapat, dihadiri oleh Camat Mandau Djoko Edy Imhar, S.Sos, M.Si, Sekcam Mandau Toharuddin, SH, M.Si, Wakapolsek Mandau AKP Munifal, Koramil 04 Mandau diwakili oleh Pelda Sigit NW dan seluruh pantia.
Dalam agenda rapat panitia MTQ yang dipandu oleh Sanusi, SH MH selaku Ketua Panitia, membahas kesiapan setiap seksi dalam mempersiapkan semua keperluan pada pelaksanaan MTQ ke 43, yang direncanakan pada 1 April mendatang.
Antara lain persiapan perlengkapan, tranportasi, akomodasi, keamanan, parkir, dan rencana pemasangan spanduk di masing-masing Kelurahan dan Desa, ukuranya tergantung kondisi tempat.
Begitu pula dari seksi Musabaqah ustad H.Zamiri Khan mengatakan, bahwa masalah peraturan peserta untuk tingkat Kecamatan, mengacu pada peraturan tahun 2010, tetapi untuk tingkat Kabupaten mengacu pada peraturan tahun 2016, hal itu sudah diputuskan dalam rapat di Bengkalis pada hari Senin lalu, dimana untuk peserta tingkat Kabupaten, masalah umur peserta ada penambahan umur, harus berdomisili di Kab.Bengkalis, tidak boleh dari provinsi.
Salah seorang panitia mengungkapkan masalah legalisir KK dan KTP, peserta jangan dipersulit. Camat menegaskan legalisir tidak melalui kantor Capil, tetapi ke kantor Camat, langsung ke Sekcam.
Kemudian salah seorang panitia dari Desa Pamesi, juga mempertanyakan bahwa peserta dari Desa Pamesi tidak ada akte kelahiran, dan juga masalah syair Qur’an. Jawaban diserahkan Ketua Panitia pada Ustad H.Zamiri dan mengatakan, “bisa ditolerir tapi untuk ke tingkat Kabupaten wajib pakai akte kelahiran, masalah syair Qur’an harus mengikuti yang telah disepakati yaitu 3 judul perpeserta,” terang H.Zamiri.
Ditambahkannya lagi,”bila adanya gangguan cuaca hujan pada hari pelaksanaan nanti, maka MTQ dipindahkan kedalam masjid,” sebut H.Zamiri.
Wakapolsek Mandau AKP Munifal, setelah diminta kata arahannya oleh Ketua panitia mengatakan, mohon maaf karena Kapolsek tidak bisa hadir, karena ke Bengkalis adanya kunjungan dari Kapolda dan arahannya meminta kepada forum dan masyarakat, pada hari pelaksanaan MTQ agar waspada dan hati-hati.
“Pertama masalah rawan kejahatan dan peredaran narkoba hati-hati, kedua masalah kendaraan, hati-hati tasnya waktu mengendara, ketiga waktu parkir jangan tinggalkan barang berharga di bagasi/didalam mobil, keempat di jalan raya, terutama roda dua, hati-hati jangan lihat ke kiri dan kanan, apalagi waktu beriringan jangan menyalip, pernah kejadian di Sebanga anggota Polsek dan mahasiswa jadi korban, akibat menyalip mau mendahului kendaraan didepan, kelima penipuan, dimana modus pinjam mobil sebentar lalu hilang, jadi hati-hati kalau tidak kenal jangan dikasih pinjam, terakhir kondisi rumah, hati-hati dengan kompor, harus dimatikan dulu sebelum keluar rumah,” himbau Wakapolsek.
Pelda Sigit NW dalam kata arahannya mengatakan, bahwa ia berbicara sebagai kapasitas panitia, tidak sanggup memberikan arahan kepada forum. “Danramil lagi di Jakarta, untuk kegiatan MTQ ini mudah-mudahan berjalan lancar, sesuai seksi kami sedang mempersiapkan keamanan rute dan tempat yang ada, masalah penonton kami tidak bisa membatasi mudah-mudahan lebih baik lagi,” ujarnya.
Diakhir rapat, Camat menegaskan agar perparkiran nantinya diatur dengan baik,” diharapkan petugas parkir mencetak nomor urut kendaraan yang diparkir dan distempel panitia,” harap Camat.**(Julieser)























































