Nozel Pengisian SPBU Kelakap Tujuh “Bermasalah”, Diduga Perimum Tercampur Solar

0
640

DUMAI, SUARAPERSADA.com – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Nomor 14 288 638 di Jalan Lintas Kelakap Tujuh, Kecamatan Dumai Barat, bermasalah. Premium yang di minta pelanggan akan tetapi solar yang terisi dari selang nozel mesin pompa yang bertuliskan premium.

Permasalahan di SPBU ini terungkap ketika beberapa pelanggan pemilik motor maupun mobil angkot komplin kepada petugas SPBU tersebut.

Setidaknya, ada dua unit pemilik sepeda motor dan satu unit sopir angkot komplin kepada petugas SPBU ini karena motor dan mesin angkot mereka mengalami kerusakan atau mesin bermasalah setelah mereka habis mengisi bahan bakar.

Simatupang, salah satu pelanggan yang mengisi bahan bakar sepeda motor di SPBU Kelakap Tujuh

“Tadi saya mengisi premium di SPBU ini, setelah baru perjalanan sekitar 1 kilo meter dari SPBU, suara mesin motor saya agak lain dan suara klep mesin berbunyi kasar tidak seperti biasa lantas saya memeriksa minyak di tanki”, ujar Simatupang, Minggu (18/6).

Menurut simatupang, ketika dia hendak berencana pergi keladangnya di Bukit Timah, simatupang terlebih dahulu mengisi bahan bakar premium motornya karena kebetulan minyak motornya di tanki sudah tinggal sedikit.

Lantas usai mengisi premium motornya, simatupang pun bergegas meninggalkan SPBU, namun baru sekitar satu kilo meter berlalu dari SPBU, soara mesin motornya mengeluarkan bunyi yang tidak nyaman dan tidak seperti biasanya, suara klep agak kasar.

Merasa baru mengisi minyak motornya, simatupang pun mencoba mengecek minyak motornya dengan memasukkan salah satu jari tangannya kedalam lobang mesin untuk mengetahui isi minyak di dalam mesin motornya, lantas simatupang heran karena minyak mesin yang baru di isi bukan premium akan tetapi minyak solar.

“Minyak yang saya jolok dengan jari tangan ke dalam mesin motor, saya pastikan bukan premium karena minyak tersebut susah kering. Itu tandanya minyak solar. Kalau itu premium akan cepat kering” ujar Simatuapang menuturkan pada awak media ini.

Karena itu, setelah simatupang memastikan minyak yang di isinya bukan lah premium akan tetapi minyak solar, maka simatupang berbalik arah mendatangi SPBU dimaksud dan komplen kepada petugas SPBU itu.

Hal yang sama dirasakan Indra, salah seorang supir angkot. Usai Indra mengisi bahan bakar di SPBU yang sama di Jalan KlakapTujuh, Kecamatan Dumai Barat Kota Dumai, mesin mobilnya bermasalah.

“Belum jauh keluar dari SPBU mengisi minyak angkot ini, kenalpot mesin angkot saya mengeluarkan asap tebal dan suara mesin pun serasa lain dan tidak nyaman”, ungkap Indra sembari kesal.

Indra, salah seorang supir angkot yang mengeluh usai mengisi bahan bakar di SPBU yang sama di Jalan Kelakap Tujuh

Menurut indra, mengetahui mesin angkotnya ada masalah, lantas Indra kembali ke SPBU dan protes kepada pengelola SPBU karena minyak yang seharusnya premium yang di isi ke angkot Indra, akan tetapi solar yang terisi.

Pantauan media ini di SPBU jalan kelakap tujuh Dumai, petugas/karyawan SPBU tampak sedang menguras minyak dari mesin motor milik simatupang BM 5047 RK, maupun dari mesin mobil angkot milik Indra BM 1534 RU.

Minyak yang di kuras atau dikeluarkan dari mesin motor simatupang maupun mesin mobil angkot Indra faktanya bukan lah premium akan tetapi minyak solar.

Meri, salah seorang karyawan yang mengaku sekretaris di kantor SPBU tersebut kepada media ini mengaku baru mengetahui masalah setelah pemilik motor dan angkot komplein kepada mereka.

Meri membantah keras kalau pihaknya mencampur solar dengan premium.di SPBU tersebut “Tak mungkin kami mencampur solar dengan bensin, itu namanya gila merusak nama baik kami”, tandas Meri mengklarifikasi konfirmasi awak media ini.

Menurut Meri membenarkan, ada banker yang baru dikuras beberapa waktu lalu dan di kuras sampai bersih oleh petugas dari Pekanbaru.

Banker tersebut menurut Meri, sebelumnya berisi solar, akan tetapi setelah dikuras bersih, banker tersebut bukan lagi di isi solar akan tetapi diganti dengan premium.

“Baru hari ini banker di isi premium dan baru uji coba juga, jadi dalam banker tersebut isinya bukan solar akan tetapi minyak premium. Kita pun heran mengapa solar yang keluar”, kata Meri, sembari mengarahkan awak media ini melihat salah satu banker minyak yang katanya baru di isi premium. **(Tambunan)

Tinggalkan Balasan