PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Hari pertama masuk kerja, setelah dilantik sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Pekanbaru, Kadis Disperindag Pekanbaru langsung tancap gas, menindak lanjuti laporan masyarakat, terkait langka dan meroketnya harga Elpiji 3 kg di Pekanbaru.
“Kita telah membentuk Tim khusus dan turun langsung ke seluruh wilayah kota Pekanbaru untuk merazia pata agen dan pe gecer Gas Elpiji,” tegas Kadis Disperindag kota Pekanbaru, Azwan diruang kerjanya, Senin (11/5).
Dijelaskan Azwan, pihaknya merasa gerah dengan banyaknya laporan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan dan meroketnya harga Gas elipiji, terutama ukuran 3 kg di kota Pekanbaru. “Sejak ahad kemarin tim telah turun ke lapangan, melakukan pengecekan di agen-agen, pengecer hingga ke kawasan pemukiman masyatakat. Guna memastikan kondisi sebenarnya,” terangnya.
Menurutnya, peristiwa terjadinya kelangkaan dan naiknya harga Elpiji tersebut diduga akibat spekukasi para agen elpiji. Ditambah lagi para agen masih memberikan ruang kepada pengecer.
Lagi kata Azwan, sesuai ketentuan, yang dibenarkan menjual elpiji hanyalah di Pangkalan. “Jadi jika nanti ditemukan oara agen atau pemilik pangkalan masih melayani pengecer, maka akan diberi sanksi. Yakni, sanksi teguran hingga pencabutan izin,” tegasnya.
Lagi kata Azwan, pihaknya berkomitmen, “akan gencar melakukan pengawasan dan razia , khususnya gas elpiji,” pungkasnya.**jsn





















































