PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Yustina Dorlan Simbolon, SH. M.Kn, salah satu putri terbaik Komunitas marga Simbolon di Pekanbaru Riau melirik politik dan maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR RI pada Pileg 2019.
Yustina Dorlan Simbolon, SH, M.Kn yang akrap di sapa Yustina, yang berprofesi sebagai Notaris di Pekanbaru, Riau, saat diwawancara eksklusif oleh media ini memyebutkan dirinya melirik dunia politik dan ikut berkompetisi pada Pileg 2019 dengan perahu partai politik berlambang Banteng moncong putih, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) karena merasa terpanggil untuk berbuat yang terbaik kepada masyarakat.
“Saya ingin mengabdikan diri melalui jalur politik agar lebih bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Yustina.
Dikatakan Yustina, sebagai kader PDIP yang merupakan partai pendukung pemerintah, sudah barang tentu mendukung program pemerintahan yang dipimpin Presiden RI, Ir.Joko Widodo yang dinilai sangat pro rakyat. Sebagaimana diketahui pemerintah RI tengah gencar melaksanakan pembangunan disegala bidang dengan jargon NAWACITA, dimana visi misi tersebut merupakan perjuangan PDI-P.
“Nah …. sebagai kader Partai sudah pasti mendukung program pemerintah,” lanjutnya.
Harus diakui, kata Yustina, gebrakan pembangunan yang dilakukan pemerintah saat ini, seperti pembangunan di Indonesia Timur, dalam hal ini Papua. Yakni, pembangunan Infrastruktur jalan, harga BBM disamakan dengan harga di Indonesia Wilayah barat. Hal tersebut merupakan prestasi luar biasa di era kepemimpinan Presiden RI, Ir.Joko Widodo, urainya.
Lagi kata Yustina, kedepan, jika Tuhan kabulkan, dirinya menjadi DPR-RI, akan berjuang mensukseskan program pemerintah. Seperti, bidang Pendidikan, Kesehatan, Pertanian dan Perikanan.
Bidang pendidikan di provinsi Riau merupakan skala prioritas. Kebijakan pemerintah dengan program KIP, nantinya harus kita awasi agar benar benar tepat sasaran dan menyentuh seluruh kalangan masyarakat ekonomi lemah. Dengan demikian program pemerintah yang pro rakyat itu berjalan dengan baik sesuai harapan Presiden Joko Widodo, sebut Yustina.
Dia menambahkan di provinsi, sektor pertanian, peternakan dan perikanan sangat butuh perhatian. Karena Sebagian besar warga Riau hidup dengan bertani, maka sektor pertanian merupakan skala prioritas. Dan Komoditi tersebut salah satu pendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga ekonomi masyarakat meningkat, sebutnya.
Menurut Yustina, selama ini masih banyak keluhan dari warga masyarakat petani di Riau, tentang sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi, padahal pemerintah memberikan pupuk bersubsidi bertujuan membantu masyarakat tani. Tatapi akibat ulah orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga pupuk tetsebut tidak tepat sasaran, tandasnya.
Untuk itu, kata Yustina, selaku Kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), akan membatu pemerintah, agar program yang begitu baik benar-benar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat petani di Riau, tutupnya.**(jsn)

















































