PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru akhirnya memutuskan meliburkan aktifitas sekolah, seiring semakin memburuknya kualitas udara di kota Pekanbaru. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Prof. Zulfadil, SE.MBA di kantornya, Rabu (2/9)
Kebijakan meliburkan sekolah ini lanjut Zulfadil diambil setelah mempertimbangkan kualitas udara yang semakin tidak sehat bagi manusia. “keputusan ini sesuai hasil koordinasi dengan Diskes, Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Badan Metrologi Geofisika (BMG), serta telah mendapat persetujuan dari Walikota Pekanbaru,” terangnya.
Dijelaskan Zulfadil, anak-anak seluruh jenjang pendidikan seperti PAUD,TK,SD, SMP, SMA dan SMK di diliburkan dua hari, terhitung sejak hari ini (Rabu-red). Namun demikian lanjut Zulpadil, untuk hari berikutnya pihaknya belum bisa menetapkan apakah anak sekolah di perpanjang liburnya, “tergantung perkembangan kondisi asap,” terangnya.
Zulfadil menghimbau kepada anak-anak, agar waktu masa libur, digunakan sebaik-baiknya untuk belajar dirumah dan mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) yang telah dibuat guru dan kurangi waktu keluar rumah.
Selanjutnya kepada orang tua, diharapkan memantau kegiatan anak-anak selama libur. “Diarahkan untuk belajar,” harapnya.**(jsn)





















































