MEDAN, SUARAPERSADA.com – Peredaran beras sintetis seperti yang dikhawatirkan masyarakat Indonesia beberapa hari terakhir, diperkirakan belum sampai ke Kota Medan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Medan, Syahrizal Arif mengaku, pihaknya belum menemukan adanya beras sintetis di kota Medan.
Namun demikian, Disperindag akan terus melakukan pengawasan langsung baik ke pasar tradisional, distributor dan gudang penyimpanan beras.
“Saat ini sudah ada dua puluhan distributor dan gudang yang kita awasi. Tapi belum ada kita temukan beras sintetis seperti yang dikhawatirkan masyarakat,” ungkapnya kepada wartawan Kamis (21/5).
Di lain pihak, Humas Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumatera Utara, Rudi menambahkan, jika sampai sekarang pihaknya belum menerima perintah untuk melakukan impor beras. Jikapun ada perintah tersebut, biasanya beras yang di impor berasal dari Negara Thailand dan Vietnam.
“Beras yang ada di gudang Bulog juga tidak diperjual belikan secara bebas, kecuali untuk mengendalikan harga beras di pasar. Itu jika terjadi kenaikan yang cukup tinggi di pasaran,” papar Rudi.**Win





















































