Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi” Polda Riau Turunkan 661 Personil Bubarkan Kerumunan

0
457
Kapolda Riau Irjend Agung Setya Imam Effendi

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com– Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.I.K., M.Si.,menegaskan kondisi penyebaran Pandemi Covid-19 menunjukkan grafik yang kembali meninggi di Riau.
Mencermati kerumunan yang berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19, maka polda Riau siap untuk membubarkan kerumunan yang bisa membahayakan keselamatan jiwa warga, ujar Kapolda.

“Keselamatan Rakyat adalah Hukum Tertinggi”. Ini menjadi perhatian dan menjadi sandaran hukum bagi kita untuk menyelamatkan masyarakat, dengan melakukan pembubaran kerumunan warga,” tegas Agung. Jumat (30/1/2021).

Jenderal bintang dua imi menegaskan, pihaknya akan menurunkan sebanyak 661 personil diseluruh Riau untuk membubarkan kerumunan yang tidak jelas manfaatnya.

Hal ini penting, karena sebagaimana saya katakan, “Salus populi suprema lex esto” Yakni, Keselamatan rakyat adalah Hukum tertinggi. Sehingga wajib hukumnya bagi institusi Polri untuk menjaga agar seluruh warga jangan lagi terkena wabah. Apalagi beberapa wilayah di Riau berada pada kategori zona merah,”ucap Kapolda Riau ini.

Menurut Irjen Agung, apapun kerumunan yang berpotensi penularan virus akan dibubarkan. Pihaknya tidak melarang orang untuk berjualan karena hal itu adalah urat nadi perekonomian rakyat. Namun dirinya meminta untuk tidak duduk-duduk ngobrol atau kongkow di lokasi jualan yang bisa menyebabkan kerumunan, ulasnya.

Diingatkannya, di Pasar Tradisonal masyarakat yang berbelanja dan langsung pulang, bukan duduk-duduk yang mengundang kerumunan. Untuk kami himbau agar setiap Pengurus dan Pengelola Pasar Tradisional harus mematuhi protokol kesehatan,” harapnya.

Dengan memenuhi persyaratan Protokol Kesehatan, seperti pengunjung pasar menggunakan masker dan Pengelola Pasar menyedikan lokasi tempat cuci tangan, diharapkan agar penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

“Mari bersamasama menekan laju penderita covid-19. Dengan demikian kita dapat keluar dari situasi pandemi ini, tutup Kapolda Riau.(jsR/rls)

Tinggalkan Balasan