Kepatutan Masyarakat Membaik, Kapolda Riau Tinjau POS Penyekatan Perbatasan Riau – Sumbar

0
145
Kapolda Riau, Irjen Agung Setya Imam Effendi, Gubri dan Rombongan Di Posko Perbatasan Riau -Sumbar

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Hari pertama penerapan peraturan larangan mudik, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi bersama Gubernur Syamsuar meninjau Posko penyekatan perbatasan Riau-Sumbar, Desa Tanjung Alai, 13 Koto Kampar Kabupaten Kampar, Kamis (06/05/2021

Bersama rombongan Kapolda Riau, turut hadir Kasrem 031/WB, Dirlantas Kombes Firman Darmansyah dan Kabid Humas Kombes Sunarto. Bupati Kampar dan Forkopimda Kampar.

Orang nomor satu di Polda Riau ini menyampaikan, saat ini ada 54 Pos yang menjadi akses masuk ke Provinsi Riau telah aktif. Dilapangan setiap wilayah langsung dipimpin Kapolres masing-masiing. Bagi kendaraan yang tidak sesuai ketentuan yang ditetapkan, maka harus putar balik dan tidak boleh lewat. Sebagaiman halnya di posko penyekatan lintas Barat, daerah Tanjung Alai, Kecamatan 13 Koto Kampar ini, tegas Agung

Dijelaskannya, hampir semuanya, di tempat penyekatan, kita ambil langkah putar balik kendaraan yang tidak sesuai ketentuan. Kapolres bekerja, langsung memimpin kegiatan dilapangan, kata Kapolda.

“Melihat kondisi lengangnya ruas jalan di lintas barat, di mana tidak ada kendaraan pemudik yang melintas, Kapolda menyebutkan, sebagai hasil dari kepatuhan masyarakat terhadap aturan peniadaan mudik,”sebutnya.

Ia menambahkan, peniadaan mudik ini sudah lama disosialisasikan baik melalui media, maupun media sosial. Kalau hari ini kita lihat masyarakat patuh, artinya kerja sama kita berjalan yang baik. Kita berterimakasih, karena masyarakat yang patuh terhadap aturan,” terang Agung Setya Imam Effendi.

Dalam kesempatan tetsebut,
Gubernur Riau Syamsuar menyebutkan, penyekatan di pos perbatasan berjalan lancar dan sudah sesuai aturan.

Dia berharap masyarakat dapat mematuhi aturan peniadaan mudik, untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Tadi kita sempat berbincang-bincang dengan para supir, Bisa kita lihat, supir-supir sudah mematuhi peraturan pemerintah. Terimakasih, mereka sudah paham tentang apa yang diatur pemerintah. Supir ini, mereka membawa barang dan termasuk yang dikecualikan, jadi dibolehkan,” kata Syamsuar.

Pantauan dilapangan, arus kenderaan pada jalur lintas barat tersesebut tampak lengang dari aktivitas kendaraan. Tidak terlihat hilir mudik bus maupun travel, serta kendaraan pribadi Hanya ada kendaraan membawa barang serta kebutuhan pokok yang melintas.(JsR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here