Kejam, Selain Dipukuli Kamera Wartawan MNC TV Dirusak Oknum TNI AU

0
331

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Ketika meliput aksi unjuk rasa warga terkait persoalan tanah di Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia, sejumlah jurnalis menjadi korban intimidasi dan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum TNI AU Lanud Soewondo, Senin siang (15/08).

Tidak hanya memukuli wartawan secara brutal, oknum anggota TNI AU juga merampas secara paksa telepon selulardan dompet wartawan.

Wartawan MNC TV, Andri Safrin, yang menjadi salah satu korban pemukulan tersebut, mengatakan, saat dia dipukuli, secara paksa oknum anggota TNI AU itu juga mengambil telepon selular dan dompetnya. Selain itu, kamera yang dia gunakan untuk tugas meliput itu pun dihancurkan.

“Pas lagi meliput, aku dicekek, langsung dipukuli pakai pentungan dan kayu. Handphone dan kamera aku pun direbut dirusak. Bahkan dompet aku direbut, diambil sama mereka,” kata Safrin kepada wartawan di Rumah Sakit Mitra Sejati, Senin sore.

Menurut dia, secara brutal oknum anggota TNI AU tersebut menyeret dan menghantami dirinya dengan kayu hingga dia pun dikeroyok oleh para oknum tersebut.

“Mereka sudah tahu wartawan, tapi tetap saja dihantami,” katanya.

Informasi dihimpun, selain Andri Safrin, sejumlah wartawan yang menjadi korban intimidasi oknum TNI AU tersebut diantaranya adalah Array A Argus wartawan Tribun Medan, Rijam Kamal Siahaan dari Pewarta Online, Dhabit Barkah Siregar sebagai jurnalis freelance, dan beberapa lagi lainnya.

“Array dipukul besi di bagian perutnya, sempat juga mau dibawa,” kata salah seorang saksi mata.

Sejumlah jurnalis yang terluka itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Mitra Sejati untuk mendapat perawatan. Selain jurnalis, sejumlah warga juga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oknum TNI.**Win

Tinggalkan Balasan