Kasus Anak Stunting Mengalami Penurunan Tajam

0
27
Kepala Dinas Kesehatan kota Pekanbaru, dr.Zaini Rizaldi Saragih

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Upaya Pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan kota Pekanbaru dalam menekan angka stunting tampak membuahkan hasil. Program penanganan stunting di setiap Puskesmas tercatat penurunan jumlah anak yang mengalami stunting (gangguan pertumbuhan anak) hingga Maret 2023 hanya sebanyak 115 orang.Terang Kadiskes Pekanbaru, dr.Zaini Rizaldi Saragih, Selasa (11/4/2023).

“Pada akhir tahun 2022, jumlah anak stunting yang dilaporkan setiap bulan di posyandu itu sebanyak  318 orang. Tapi, sekarang sudah menjadi 115 orang anak. Maka dipastikan mengalami penurunan,” sebut Zaini yang akrab disapa dr.Bob

Menurut nya, dalam program penangaman stunting, salah satu yang kami lakukan adalah dengan memberikan edukasi tentang pola asuh anak yang baik dan benar. Kemudian, kami memberikan bantuan asupan makanan,” sebut Dokter Bob.

Baca juga : Dinas Kesehatan Rokan Hilir Kurban Satu Ekor Sapi Pada Perayaan Idul Adha 1440 H

Langkah lainnya adalah program orang tua asuh untuk mendukung upaya penurunan prevalensi stunting. Program orang tua asuh ini melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pekanbaru dan juga BUMN.
Dengan jumlah anggotanya 115 orang, jelas Kadiskes Pekanbaru ini.

Ia menegaskan, program penanganan stunting ini akan terus digalakkan, sehingga pertumbuhan anak di kota pekanbaru sehat. Dan diharapkan kepada orang tua agar memberikan asupan yang baik kepada anak, tutupnya.(jsR)

Tinggalkan Balasan