Kapolda Riau Perintahkan Jajarannya Tangkap Gembong Narkoba Bernama Debus

0
15
Konferensi Pers Di Mapolda Riau

PEKANBARU, SUARAPERSADA. com–Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi memerintahkan
Jajaran Polda Riau sampai ke Polres, Polsek di seluruh Provinsi Riau , dalam sebulan ke depan ini harus menangkap gembong narkoba bernama Debus, jaringan internasional yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polda Metro Jaya dan DPO Polda Riau.

“Saya perintahkan tangkap Debus dalam sebulan ke depan!” perintah tegas Kapolda Riau. dalam konferensi pers di Mapolda Riau, Senin (11/10/2021).

Jenderal bintang dya ini menjelaskan, ditangkapnya sekitar 22 tersangka narkoba dalam sebulan belakangan ini.
Jumat (25/9/2021) pukul 05.30 WIB lalu, Tim Subdit I Ditresnarkoba dipimpin AKBP Hardian Sik melakukan penggeledahan di pondok kayu di Jalan Bangdes Gg Nelayan Kelurahan Tanjung Palas Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai. Dan menangkap 3 orang yang berada di sekitar pondok kayu, dan 2 orang lagi tak jauh dari TKP.

Selanjutnya Tim menemukan box berwarna biru berisikan 5 buah tas berwarna hitam yang di dalamnya diduga narkotika jenis shabu sebanyak 87 bungkus.

Kemudian Tim melakukan pengembangan dan menangkap 2 pelaku lagi dengan pekerjaan transporter becak laut yang berperan membawa narkotika jenis shabu tersebut dari Boya (lampu suar navigasi lalu lintas laut) perbatasan Malaysia-Indonesia.

Para tersangka

TKP awal Jumat, (24/9/2021) di Jalan Bangdes Gg Nelayan Sungai Parit Paman Kelurahan Tanjung Palas Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai. Selanjutnya, Sabtu (25/9/2021) Tim melakukan pengembangan di
1. Jalan Moh Yamin Kecamatan Dumai kota.
2. Jalan Pelajar Gg Sisipik Kelurahan Purnama Dumai Barat Kota Dumai, papar Kapolda.

Para tersangka yang berhasil di amankan: 1. AS, laki – laki, (20) M. AZRUL, laki – laki, (19), YF, laki – laki, (30) MS, laki – laki, (22), AS, laki – laki, (20). DA, laki – laki, (54) AG, laki – laki (52 )

Baranng Bukti (BB), 87 bungkus narkotika jenis shabu di dalam 5 buah tas. 1 buah box plastik persegi warna biru tempat di simpan tas – tas yang berisi narkotika. 5 buah hp merk Nokia, Oppo dan Samsung,
1 unit kapal 10 m dengan 3 mesin Yamaha 200, 1 unit kapal kayu tanpa mesin

Para pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara paling singkat 5 (lima) tahun, paling lama 20 (dua puluh) tahun.

Agung mengaku, pihaknya bersama BNN Provinsi Riau akan terus menggiatkan operasi narkoba ini dan tidak akan pandang bulu terhadap siapapun.

“Hari ini saya umumkan DPO atas nama Debus agar dikejar dan ditangkap dimanapun berada, seluruh jajaran saya perintahkan tangkap debus yang menjadi otak yang belum tertangkap dan saya minta masyarakat dapat membantu menginformasikan keberadaan DPO ini,”tegasnya.jsR).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here