Kadisnav Dumai, Johny ; Antisipasi terhadap kecelakaan pelayaran

0
332

DUMAI, SUARAPERSADA.com – Alur laut, merupakan salah satu ruang berlalu-lintas berbagai macam jenis kapal laut, baik angkutan transportasi antar pulau maupun internasional.

Keselamatan lalu-lintas pelayaran, merupakan bagian penting, karena itu, Pemerintah RI dari tahun ke tahun menyisihkan anggaran guna mengoptimalkan penataan sistim kenavigasian semua alur pelayaran.

Demikian halnya di wilayah kerja kenavigasian Dumai, alur laut pelayaran kapal laut antar pulau maupun internasional, merupakan salah satu alur laut yang tergolong padat aktivitas lalu-lintas.

Kepala Kantor Distrik Navigasi (Disnav) Dumai, Johny Malisan, ketika ditemui di ruang kerjanya pagi tadi, Jumat (18/12), mengatakan, bahwa Menara Suar di Wilayah kerja Disnav Dumai, terbentang di kawasan enam pulau hingga terpencil.

Navigator Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) pada zona lalu-lintas pelayaran di Wilayah kerja Distrik Navigasi Dumai, katanya sudah terbentang sepanjang alur pelayaran dengan garis pantai 1.352 Mil.

Jenis SBNP yang dimaksud Johny, terbentang disepanjang alur pelayaran garis pantai 1.352 mil Wilayah kerja Disnav Dumai diantaranya, seperti Menara Suar, Rambu suar, Pelampung Suar, Anak Pelampung, Rambu tanda siang, Rambu Penuntun dan Rambu Lenting.

Dijelaskan Johny, SBNP merupakan rambu-rambu alur pelayaran maupun suatu petunjuk kawasan atau adanya kegiatan khusus di perairan dan penunjukan batas negara.

Selain itu ujar Johny, SBNP merupakan pertanda alur aman pelayaran, pertanda rintangan/bahaya pelayaran, maupun menentukan posisi haluan kapal dan menandai garis-garis pemisah traffik (lalu lintas) kapal.

Diakui Johny, seluruh sarana dan fasilitas SBNP di Wilayah kerja Disnav Dumai tidak lepas dari perawatan dan pengawasan yang dilakukan oleh pihaknya.

“Ini merupakan kewajiban kami untuk merawat dan mengawasi seluruh SBNP. Karena itu, Disnav Dumai akan berusaha maksimal untuk meningkatkan pengawasan kearah yang lebih baik, demi keselamatan pelayaran”, ungkap Johny.

Disinggung soal sistim pengaturan personil jaga untuk mengawasi SBNP yang menara suarnya tersebar di 6 (enam) tempat/pulau, Johny mengakui dengan memakai system rotasi/gilaran untuk pegawai jaga. Hal itu dilakukan Johny, agar pegawai jaga tidak merasa jenuh.

Johny mengakui, walau pihaknya (Disnav Dumai-red) masih kekurangan pegawai khususnya pegawai jaga SBNP, namun menurut Johny, pihaknya tetap memberdayakan dan melakukan pengawasan yang maksimal.**(Tambunan)

Tinggalkan Balasan