PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Jaminan Kesehatan Pekanbaru Bertuah (JKPB) yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui program Universal Health Coverage (UHC), kini sudah banyak dimanfaatkan warga Pekanbaru untuk berobat. Demikian disampaikan Kadiskes Pekanbaru, dr.Zaini Rizaldy Saragih, Selasa (17/10/2023).
Dikatakan dr.Zaini, yang sudah dilayani terdiri dari berbagai penyakit, antara lain, batuk pilek hingga melahirkan, tifus dan sebagainya. Kemudian ada yang mau operasi, rawat inap, dan juga mau melahirkan, kata Kepala Diskes Kota Pekanbaru ini.
Menurutnya, sejak program ini di-launching Pj Walikota Pekanbaru Muflihun, pada 28 Juli lalu, hingga kini sudah ada 4 ribu lebih warga yang telah didaftarkan sekaligus memanfaatkan program JKPB.
“Yang kita daftarkan itu menurut regulasi BPJS (Kesehatan), kalau ada yang sakit, itu didaftarkan 1 KK. Jadi totalnya itu sudah 4 ribu lebih yang kita daftarkan selama dimulainya program UHC ini,” ungkap Zaini.
Ditanya terkait kendala dalam pelaksanaan JKPB. Menurut dr.Zaini Rizaldy, selama berjalannya program JKPB belum ada.Masih berjalan sesuai yang diharapkan,” tutupnya.
Untuk dikatahui, Program JKPB ini, warga Kota Pekanbaru cukup menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat berobat ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, dengan pelayanan gratis.(jsR).
























































