
PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Atas nama Walikota Pekanbaru, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pekanbaru, Abdul Jamal, M Pd, Rabu (10/7) melatik 90 Kepala Sekolah untuk tingkat Pendidikan TK, SD dan SMP Negeri yang ada di Pekanbaru.
Acara pelantikan yang berlangsung di Aula Disdik Jalan Patimura Pekanbaru, Kadisdik Pekanbaru, Abdul Jamal, M Pd didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Pekanbaru, Muzailis, S Pd.MM dan Sekretaris BKSDM Pekanbaru Hj. Masriyah, juga dihadiri beberapa pejabat dilingkungan Disdik Pekanbaru, seluruh Kasek yang akan dilantik. Selain itu juga tampak hadir para Kasek yang tidak mendapat undangan pelantikan dan puluhan guru, sehingga Aula terasa sesak.
Abdul Jamal dalam arahan dan sambutannya menyebutkan, pelantikan saat ini merupakan Rotasi dan promosi. Dan yang dilantik merupakan hasil assesment yang dilaksanakan pada tahun 2018 lalu, terangnya.
Dikatakan Abdul Jamal, dari 90 Kepsek yang dilantik saat ini terdiri dari empat Kepsek TK, 60 Kepsek SD dan 26 Kepsek tingkat SMP. Dari jumlah tersebut yang mendapat promosi untuk Kasek TK sebanyak empat orang, untuk SD 15 orang dan 8 orang untuk Kasek SMP. Sedangkan yang rotasi, tingkat SD 35 Kasek dan 18 Kasek untuk tingkat SMP, urai Jamal.
Ditegaskannya, seluruh Kasek yang dilantik harus mendukung visi misi Walikota Pekanbaru, terwujudnya Pekanbaru Smart City Madani. Untuk tujuan tersebut, sektor pendidikan sangat berperan penting. Sehingga diperlukan Sumber Daya Manusia yang handal, sebutnya.
Menurutnya, keberhasilan sekolah satuan pendidikan tergantung kepada Kepala sekolah. Tugas yang pertama, kenali kawan guru disekolah, selanjutnya orang tua dan siswa. Untuk itu laksanakan amanah yang diberikan dengan baik yang harus dipertanggung jawabkan di dunia dan akhirat.
“Selamat kepada seluruh yang dilantik dan selamat bekerja ditempat yang baru,” kata Jamal.
Dia mengingatkan, bulan Desember mendatang akan dilakukan kembali evaluasi. Dan saat ini terdapat 40 calon Kepsek yang antri yang setiap saat saat siap mengisi kekosongan, tegasnya.
Abdul Jamal juga meminta Sekretaris Dinas Pendidikan, untuk segera melakukan serah terima jabatan kepala sekolah yang baru saja di lantik.
Disisi lain, Abdul Jamal juga menyinggung marger beberapa sekolah yang telah dilakukan yang belakangan ini disoroti beberapa pihak. Menurut Abdul Jamal, hal tersebut dilakukan untuk menghemat biaya. Mulai dari Infrastruktur dan kebutuhan guru, tetangnya.
Menurutnya, sebelumnya, di satu komplek terdapat sampai 3 sekolah. Selain siswa dalam satu sekolah hanya sekitar 60 sampai 80 orang saja. Dan sering terjadi komplik antar siswa. Setelah digabung terbukti lebih efisien, mulai meubeler, rombel, maupun guru. Adapun sekolah yang marger, dari 38 menjadi 18 sekolah, paparnya.
Pantauan media ini, ditengah acara pelantikan, beberapa Kepala Sekolah yang hadir dan tidak menerima undangan, tampak cemas dan galau. Mereka dengan serius mencermati daftar nama kasek yang dipanggil.**(jsn)
















































