MEDAN, SUARAPERSADA.com – Kabut asap tampak semakin tebal menyelimuti landasan pacu pesawat (runway)di Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA), Deli Serdang, sejak siang tadi hingga sore ini, (22/10).
Akibatnya, jarak pandang diperkirakan tidak lebih dari 800 meter. Apabila dilihat dari jalan masuk menuju terminal Bandara KNIA, pesawat yang hendak melakukan take off maupunlanding sudah tak tampak akibat tertutup pekatnya kabut asap.
Sementara itu intensitas arus penerbangan di Bandara Kualanamu tampak tidak ramai seperti biasa. Sejumlah maskapai dikabarkan terpaksa melakukan pengurangan jadwal penerbangan akibat cuaca yang tidak menentu selama kurun waktu dua bulan terakhir ini.
“Kabut asap telah mengakibatkan kerugian besar pada Lion Air karena tak bisa terbang atau menunda penerbangan,” kata Dicky, Manager Lion Air cabang Bandara KNIA.
Terpisah, Duty Manager Bandara KNIA, Baikuni, saat dikonfirmasi mengatakan kalau kabut asap hari ini memang tampak pekat.
“Gangguan tetap terjadi penundaan untuk tujuan Pekanbaru, Padang, Jambi, Palembang dan Batam, namun tak lebih dari 2 jam. Saya tidak dapat menghitung jumlah pasti berapa penerbangan karena pihak maskapai sampai sore ini belum ada yang melaporkan gangguan delay atau pembatalan akibat gangguan kabut asap,” katanya kepada wartawan, Kamis sore.**Win





















































