Jangan Jadikan Riau Banten ke Dua, Puluhan Massa GEMMPAR Demonstrasi

0
555

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Masyarakat Pemantau Riau (GEMMPAR) aliansi Pemuda Riau, Kamis (3/12) sore, menggelar aksi demontrasi di Bundaran Tugu Songket, Depan Kantor Gubernur Riau. Dalam aksinya, mereka mendesak aparat penegak hukum, bahkan KPK untuk mengusut dugaan Konspirasi dan KKN atas pelelangan Proyek di ULP Riau pada anggaran APBD Riau tahun 2015.

Dalam aksinya GEMMPAR membawa berbagai poster yang bertulisan mendesak Plt.Gubernur Riau, Arsyad juliandi Rachman mundur dari jabatannya. Mereka juga membawa kain putih dan hitam yang dikemas berbentuk pocong.

Kordinator Lapangan (Korlap) aksi, Dodi Sugiarto dalam orasinya menyebutkan, proses pelelangan beberapa  proyek yang dilakukan melalui ULP, salah satunya, Pengadaan alat kesehatan di RSUD Arifin Achmad dan proyek di lingkungan Dinas Pendidikan dan Olahraga Riau.

“Dalam pelaksanaan pelelangan proyek tersebut sarat dengan konspirasi antara  ULP dengan Trio Rahman,” bebernya.

“Dalam kesempatan ini, kami informasikan kepada seluruh masyarakat Riau, bahwa Trio Rahman (Andi Rahman, Anto Rahman, Juni Rahman) sedang sibuk membangun Dinasti di Provinsi Riau. Sebagaimana terjadi di Banten belum lama ini,” sebutnya.

Dalam aksi kali ini, GEMMPAR membacakan pernyataan sikap. Antara lain,

1. mendesak KPK untuk turun langsung mengusut kasus dugaan KKN yang terjadi di ULP Riau.

2. Meminta KPK menetapkan Kasubag. ULP Riau, Edwar, sebagai tersangka.

3.Mendorong KPK mengusut aktor Intelektual terjadinya KKN di ULP Riau.

Pantauan media ini, dalam aksinya massa menaiki plataran Tugu Zapin dengan membentangkan spanduk dan poster bergambarkan Plt.Gubernur Riau Arsyad Juliandi Rachman.**(jsn)

Tinggalkan Balasan