MEDAN, SUARAPERSADA.com – Operasi Zebra 2015 Polda Sumut berakhir. Dari data terakhir yang diperoleh dari Humas Polda Sumut, Jumat (06/11), angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.
Begitu juga dengan angka luka berat mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Untuk angka meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tahun 2014 sebanyak 46 orang kemudian pada 2015 hanya 41 orang. Dari angka tersebut terjadi penurunan 5 orang korban kecelakaan lalu lintas meninggal dunia.
Sementara itu untuk kasus luka berat pada 2014 sebanyak 57 orang sedangkan di 2015 hanya 53 orang. Dari angka ini korban kritis akibat kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sebanyak 4 orang.
Sementara kerugian materil terlihat mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Di 2014 sebanyak Rp1.016.825.000 dan di 2015 Rp338.870.000. Dari angka ini selisih penurunan angka kerugian materil sebanyak Rp627.955.000.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf melalui Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan mengatakan dari hasil Operasi Zebra tahun ini dibandingkan tahun lalu mengalami penurunan. Untuk kasus meninggal dunia akibat lakalantas dan luka berat menurun.
“Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat berlalu lintas sudah mulai paham. Banyak sebab atau faktor mengapa pengguna motor meninggal dunia di jalan. Salah satunya faktor human error, tidak memakai helm, tidak paham rambu-rambu dan lain-lain,” ujar MP Nainggolan, kepada wartawan, Jumat.
Dikatakan Nainggolan lagi, diharapkan pada tahun-tahun berikutnya angka meninggal dunia dan luka berat akibat lakalantas terus dapat menurun.
“Ya kita sangat harapkan angka kematian dan luka berat akibat lakalantas terus berkurang seperti tahun ini dan tahun lalu,” tandas Nainggolan.**Win





















































