Ini Bukti Masyarakat Tidak Disiplin, Sehari 1.870 Kasus Pelanggaran Lalin di Sumut

0
376

MEDAN, SUARAPERSADA.comDalam Operasi (Ops) Simpatik Toba 2016 pada Kamis (03/03), tercatat telah terjadi 1.870 kasus pelanggaran lalu lintas (lalin) yang dilakukan masyarakat Sumatera Utara.

“Pada hari ketiga (Kamis 03/03) Ops Simpatik Toba 2016, petugas menindak pelanggaran lalu lintas sebanyak 1.870 kasus. Itu mengindikasikan tingkat kesadaran masyarakat di Sumut masih sangat rendah,” ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Jumat (04/03).

Dijelaskannya, pelanggaran lalu lintas itu dilakukan oleh berbagai pengemudi kendaraan bermotor. Pelanggaran juga terdiri berbagai kesalahan, seperti tidak membawa kelengkapan dokumen kendaraan, safety belt dan penggunaan helm.

“Pelaku pelanggarannya macam-macam, ada yang tidak membawa dokumen berkendara dan tidak memakai helm yang lebih mendominasi,” kata Nainggolan.

Dari jumlah pelanggaran itu, petugas lalu lintas mengeluarkan bukti pelanggaran (Tilang) kepada pengemudi kendaraan sebanyak 405 set dan teguran 1.465 kali. Petugas tidak menemukan kecelakaan lalin yang menonjol hingga merenggut korban jiwa maupun luka.

Adapun daerah yang menjadi pantauan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di Sumut sebanyak 50 lokasi dengan panjang penggal jalan 43,540 Km.

“Dalam sehari Ops Simpatik Toba kemarin, tidak ada kecelakaan menonjol yang merenggut korban jiwa maupun luka,” terang Nainggolan.**Win

Tinggalkan Balasan