PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Pemerintah kota Pekanbaru, melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution meminta kelada Masyarakat Kota Pekanbaru, terkhusus yang berdomisili di kawasan pengerjaan Instalasi Perpipaan Air Limbah (IPAL) supaya bersabar dengan kondisi jalan yang rusak.
Kontraktor IPAL mesti melakukan perbaikan terhadap ruas jalan bekas galian proyek tersebut. Mereka harus mengembalikan kondisi ruas jalan rusak hingga akhir tahun ini.
“InsyaAllah Januari tahun depan (2023-red) kondisi jalan bekas galian IPAL sudah membaik,” Indra Pomi Nasution, Jumat (30/9/2022).
Kontraktor IPAL bakal melakukan pengaspalan ruas jalan rusak secara bertahap di titik bekas galian. Ada sejumlah titik yang harus diperbaiki di antaranya, jalan kawasan Kecamatan Sukajadi, Kecamatan Senapelan hingga Kecamatan Pekanbaru kota, rincinya.
Dikatakan Indra Pomi, adapun titik krusial perbaikan jalan adalah titik pipa PDAM terdampak galian IPAL. Kondisi tersebut tidak cuma menganggu pelayanan PDAM tapi menimbulkan penurunan permukaan jalan.
Titik krusial perbaikan jalan bekas galian IPAL di antaranya Jalan Rajawali, Jalan Dahlia dan Jalan Cempaka. Kondisi ruas jalan itu menyebabkan masyarakat pengguna jalan terganggu.
“Harapan kita, spot ruas jalan rusak yang belum tuntas perbaikannya bisa diperbaiki segera,” jelasnya.
Indra menyampaikan bahwa perbaikan ruas jalan juga seiring normalisasi drainase sekitar galian IPAL. Drainase kiri dan kanan jalan terdapat endapan bekas galian hingga mengalami pendangkalan dan kerusakan,terangnya.
“Kini kita minta kepada kontraktor IPAL agar memperbaiki ruas jalan yang rusak” tegasnya.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya fokus untuk perbaikan jalan rusak serta pengerukan drainase yang tersumbat desimen, tutupnya.(jsR).n






















































