HMI-P Desak Polda dan Kejati Usut Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Perkantoran Pemko Pekanbaru

0
357

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Puluhan massa yang mengaku dari Himpunan Muda Indonesia Perjuangan (HMI-P), Kamis (18/2) mengelar aksi demonstrasi di depan Mapolda Riau dan Kantor Kejati Riau. Dalam aksinya, massa mendesak Polda Riau dan Kejati Riau, mengusut kasus dugaan korupsi pembebasan lahan untuk kawasan perkantoran Pemko Pekanbaru di wilayah Tenayan.

Dalam orasinya, Koordinator aksi, Meldi Saputra, menuturkan, bersarkan laporan yang diterima  BPK RI Perwakilan Riau, tanggal 19 Juni 2014 silam disebutkan, Pemko Pekanbaru baru mengucurkan dana sebesar Rp 26 miliar.Namun pada kenyataannya, Pemko sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk pembebasan lahan tersebut. “Kemana sisa anggaran tersebut, ?” teriaknya.

“Atas dasar itulah  HMIP mendesak Polda dan Kejati Riau untuk mengusutnya,” pungkas Meldi.

Setelah berorasi beberapa menit, namun pihak Polda tidak merespon aspirasi mereka. Massa kesal, dan membkokir jalan dengan  membentangkan spanduk di tengah jalan. Akibatnya, sempat membuat kemacetan pengguna jalan.

Usai menggelar orasi, dengan long march massa bergerak ke Kantor Kejati Riau. Dan kembali menggelar orasi. Di Kejati, massa ditemui Kasi. Penkum dan Humas Kejati Riau, Mukhzan.

Setelah menerima penjelasan terkait aspirasi KMI-P. Mukzan juga  meminta  alat bukti atau dokumen terkait  dugaan korupsi yang dituduhkan pendemo ke Pemerintahan Kota Pekanbaru.

Mukzan menyebutkan, apa yang disampaikan adek-adek akan diterima. Namun, bantu juga kejaksaan dengan memberikan data-data awal yang akan ditindaklanjuti,” himbau Mukhzan.

Usai mendengarkan penjelasan dari Mukzan, massa membubatkan diri dengan tertib.**(jsn)

Tinggalkan Balasan