BANGKINANG, SUARAPERSADA.com– Banjir di kota Bangkinang sebagai Ibukota Kabupaten Kampar sudah tidak heran lagi. Kondisi ini tentunya menjadi polemik di tengah masyarakat, khususnya warga kota Bangkinang.
Ingin tahu penyebab banjir, tim Tagana Kampar yang di pimpin oleh Wakil Ketua DPRD kabupaten Kampar H Fahmil SE. ME bersama Kabid Penataan ruang Dinas PUPR Kampar, Nazaruddin yang sering di sapa orang “Ombak Nazar”. Disimpulkan, masih banyak harus segera dikerjakan untuk mencegah terjadinya banjir. Terutama drainase yang sudah rusak dan runtuh.
Wakil Ketua DPRD Kampar, H fahmil SE,ME menjelaskan, kota Bangkinang sudah menjadi langganan banjir apa bila musim hujan. “Untuk itu, kita akan mencari solusi agar tidak ada kebanjiran lagi,” kata politisi Partai Keadilan sejahtera (PKS) ini, Rabu (31/3/2021).
Dia menegaskan, perlu diketahui oleh Pemda Kampar Sebelas Item untuk pencehahan banjir. Yakni : 1. perlu pengerukan Sedimentasi.
2. Pelebaran boxcover
3. Perbaikan draenase yg sudah runtuh.
4. Pengalihan trase draenase. ( perlu diskusi dg pemilik tanah)
5. Penambahan tinggi dimensi saluran.
6. Saluran pembuangan ke sungai harus di tambah.
7. Pengadaan tong sampah.( DLH)
8. Tumpukan material bangunan atau lainnya milik masyarakat yang terletak di jalan maupun trotoar agar di angkat maximal 1 x 24 jam. Kalau tidak harus di tindak oleh pemerintah. Terbitkan Perbub atau Perda sebagai payung hukum.
9. Goro bersama masyarakat.
10. Kepedulian seluruh masyarakat dibutuhkan.
11. Segera pemerintah daerah adakan pertemuan dengan seluruh bidang terkait untuk merealisasikan kehendak rakyat.
Menurut Fahmil, Putera daerah terbaik Kampar di tingkat pusat, Anggota DPR RI, H.Syahrul Aidi Ma’Azat LC MA politisi PKS sudah kita komunikasikan kondisi ini. Alhamdulillah beliau akan menganggarkan melalui kegiatan program “Kotaku” dengan anggaran sebesar Rp 1 Milyar dengan bentuk swakelola bagi masyarakat, paparnya.
Fahmil menambahkan, selain itu, kita juga akan cari solusi dengan kucuran dana APBD Kabupaten Kampar. “Saya berharap dalam waktu dekat program dan rencana ini bisa terealisasi,” pungkas Fahmil **(Hamdani)
























































