ROHIL, SUARAPERSADA.com – Gereja Betel Indonesia Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau melaksanakan kegiatan Kebangkitan Kebangunan Rohani (KKR) Natal dan tahun baru 2018 di Lantai 5 Hotel Lion, Jalan Mawar Kota Bagansiapiapi, pada Selasa (19/12/2017), sekira pukul 19.30 WIB.
Kebaktian Kebangunan Rohani yang mengusung tema “Sebab bagi TUHAN tidak ada yang mustahil” itu berlangsung khusyuk dan khidmad. Ratusan Jemaat dan para tamu undangan turut larut dalam menyanyikan lagu-lagu pujian dan penyembahan yang dipimpin Worship Lider (WL) dari atas altar.
Usai menyanyikan lagu pujian dan penyembahan, acara KKR diisi dengan liturgi anak sekolah minggu dari Gereja Betel Indonesia Jalan Poros Sinaboi-Dumai, puisi anak sekolah minggu dari Gereja Betel Bagansiapiapi, puisi remaja, paduan suara dari para kaum ibu Poros dan Bagansiapiapi.
Baca Juga :Â Natal Perdana PJKD Sukses Meriah
Acara dilanjutkan dengan penyalaan lilin oleh Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Rohil diwakili oleh Pdt Manik dari Binmas Kristen Kemenag Rohil, Ketua Badan Antar Gereja (BKAG)Â Kecamatan Bangko, M Nababan diwakili Sianipar, perwakilan Multi Marga Tionghoa Bagansiapiapi, Manager Hotel Lion, Pimpinan Gereja Betel Bagansiapiapi Pdt Jeremia Davit, dan Pdt Duta Perkasa Sembiring.
Pada perayaan itu banyak para Jemaat dan undangan yang turut merasakan lewatan TUHAN dan hadiratnya turun atas diri mereka saat didoakan dan tumpang tangan dari hamba TUHAN Pdt Duta Perkasa Sembiring.
Dalam khotbahnya, Pdt Duta Perkasa Sembiring mengatakan tidak ada yang kebetulan di dunia ini. “Hari ini ditempat ini saya merasakan saudara memuji TUHAN dengan sungguh-sungguh, ada urapan, bukan hanya sekedar bernyanyi,” tukasnya.
Menurutnya tema malam ini adalah tema yang sangat luar biasa, karena mukzijat sesuatu yang ajaib yang diberikan oleh Allah atas manusia, dan mukzijat itu tidak bisa dikerjakan oleh manusia, tidak ada manusia yang dapat melakukan mukzijat, hanya TUHAN yang mampu melakukan mukzijat.
Sebab TUHAN telah memilih manusia sebelum dunia dijadikan, seperti Zakaria dan Elisabet pasangan suami istri dari keluarga seorang imam bernama Harun yang sudah lama tidak memiliki anak dan semua orang mencibir keluarga ini.
Namun, keluarga ini mengalami mukzijat TUHAN sehingga pada usia yang sudah tua Kuasa Allah dinyatakan kepada keluarga Zakaria sehingga Elisabet melahirkan seorang anak bernama Yohanes.
“Bagi TUHAN tidak ada yang mustahil, apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi TUHAN,” ujar Pdt Duta Perkasa Sembiring, seraya mengakhiri khotbahnya.
KKR diakhiri dengan pemberian bingkisan Natal secara simbolis dari salah satu keluarga Jemaat Gereja Betel Bagansiapiapi yang rindu berbagi tali kasih kepada keluarga Jemaat Gereja Betel Jalan Poros Sinaboi-Dumai, sebagai bentuk talih asih, dan ditutup dengan acara makan bersama.**(Wis)






















































