Erick Thohir ; Dukung Ekonomi Kerakyatan, BUMN Bantu Permodalan 12.700 Ibupreneur Di Kota Dumai Riau

0
56

DUMAI, SUARAPERSADA.com – Menteri BUMN, Erick Thohir menegaskan kementerian yang dipimpinnya berkomitmen dalam mendukung ekonomi kerakyatan.

Komitmen Erick Thohir ini salah satunya diwujudkan melalui PT Permodalan Nasional Madani (Persero) di Wilayah Kota Dumai, Provinsi Riau.

Hingga akhir tahun 2021 PT Permodalan Nasional Madani (PNM) tercatat mendukung permodalan bagi 12.700 Ibupreneur (Ibu-ibu produktif berusaha) yang menjadi nasabah program Mekaar di Kota Dumai.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, kembali menegaskan komitmen Erick Thohir tersebut saat berdialog dengan 173 Account Officer (AO) PNM Dumai, hari ini, Jumat (7/1/2022).

“Menteri BUMN, Erick Thohir berterima kasih atas dukungan para AO PNM, termasuk yang ada di Kota Dumai dan sekitarnya. Karena berkat kerja pelayanan dari para AO PNM, maka terciptalah 12.700 _Ibupreneur di Kota Dumai. Ini perwujudan dari komitmen kementerian BUMN untuk mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan” tegas Arya Sinulingga, Staf Khusus Menteri BUMN.

“Selain itu, kementerian BUMN juga memberikan dukungan berupa kemudahan akses permodalan bagi nasabah Mekaar PNM yang bergerak di sektor UMKM dan Ultra Mikro. Pemerintah berharap para nasabah Mekaar PNM di Dumai juga dapat naik kelas” lanjut Arya Sinulingga.

Vivi Salputri, Kepala Area Bengkalis Dua PNM Dumai, mengungkapkan bahwa para AO PNM di unit kerjanya semakin bersemangat dalam bekerja mewujudkan program pemerintah membantu masyarakat untuk permodalan usaha, terutama bagi para ibu rumah tangga.

“Kami menjadi semakin bersemangat dalam bekerja, karena dengan adanya nasabah Mekaar PNM di Dumai yang naik kelas dengan membantu perekonomian keluarganya, itulah kebahagiaan bagi kami para AO” jelas Vivi.

Program Mekaar merupakan layanan pinjaman modal untuk perempuan pra sejahtera pelaku usaha ultra mikro. Dalam program ini ada aktivitas pendampingan usaha dan dilakukan secara berkelompok (Tambunan) .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here