PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Dalam tahun 2023, Pemerintah provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan Riau. Mengucurkan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Riau, Dr.Kamsol, Selasa (25/7/2023).
Dikatakan Kamsol, anggaran tersebut dapat digunakan untuk membantu biaya sekolah siswa miskin yang tidak diterima di sekolah negeri agar tetap bisa bersekolah meskipun di swasta.
Dengan anggaran Bosda sebesar Rp25 miliar tersebut, jika untuk satu siswa miskin bersekolah di sekolah swasta diperlukan biaya Rp5 juta. Maka akan bisa untuk menyekolahkan 5 ribu siswa dari keluarga kurang mampu, terangnya.
Dengan adanya kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh Gubernur Riau, maka siswa miskin atau afirmasi yang tidak diterima di sekolah negeri bisa bersekolah di sekolah swasta dengan gratis.
Untuk itu kami mengimbau para orang tua dapat mendaftarkan anaknya disekolah swasta terdekat. “Sekarang sudah bisa daftar, silahkan daftar di sekolah swasta terdekat. Biayanya akan ditanggung pemerintah provinsi Riau,” terang nya.
Menurut Kadisdik Pekanbaru ini, BOSDA tersebut diberikan berdasarkan catatan-catatan dan persyaratan tertentu. Antara lain, siswa yang bersangkutan merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH), memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), punya Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan sebelumnya sudah mendaftar sekolah negeri melalui jalur afirmasi namun tidak diterima, urainya.
“Nanti akan di cek dokumen dan verifikasi, jika memang tidak mampu semua biaya sekolahnya akan dibiayai pemerintah provinsi Riau melalui dana bantuan operasional sekolah daerah,” kata Dr.Kamsol.
Ia menambahkan, pengalokasian anggara untuk BOSDA ini, merupakan bentuk kepedulian Pemprov Riau bagi dunia pendidikan di Riau, tutup nya.***
























































