DPD IMM Sumatera Utara Unjuk Rasa Di Kantor Bupati Dan Dinas PUTR Langkat

0
86

LANGKAT, SUARAPERSADA.com-
Puluhan mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara melakukan unjuk rasa di depan kantor Bupati Langkat dan di depan kantor dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) kabupaten Langkat, Selasa (04/06/2024) siang.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan para mahasiswa tersebut meminta kehadiran kepala dinas PUTR, Khairul Azemi, S.STP kountuk memberikan klarifikasi seputar adanya dugaan fee proyek yang dipungut dinas PUTR kabupaten Langkat. Sementara kadis PUTR tidak dapat menyambangi para aktivis IMM berhubung  saat ini Kahirul Azemi sedang menunaikan ibadah haji di Mekkah.

Setelah beberapa menit menunggu kehadiran kadis PUTR, para mahasiswa meminta perwakilan dari dinas PUTR agar hadir menemui para pengunjuk rasa, kemudian Surya, yang merupakan Sekretaris dinas PUTR kabupaten Langkat datang untuk hadir di hadapan mahasiswa  bertatap muka. Selanjutnya Ary Armanda, yang merupakan salah seorang orator aksi memberikan surat dan tuntutan mereka kepada Sekretaris dinas PUTR.

Selanjutnya, mahasiswa pengunjuk rasa yang tergabung dalam DPD IMM Sumut tersebut bergerak menuju kantor Bupati Langkat untuk menyampaikan aspirasinya kepada H.M. Faisal Hasrimy, AP, M.AP selaku PJ.Bupati Langkat. Mereka meminta agar PJ.Bupati bersedia hadir di hadapan mereka untuk menerima tuntutan dan aspirasi para mahasiswa IMM tersebut sekaligus memberikan klarifikasi tentang informasi yang mereka dapat dari pemberitaan beberapa media online.

Adapun tuntutan yang mereka sampaikan, diantaranya tentang Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Faisal Hasrimy ketika menjabat Sekretaris Serdang Bedagai. Menurut para mahasiswa bahwa Faisal Hasrimy telah melakukan pembohongan publik dalam penyampaian LHKPN. Hal itu mereka yakini sesuai dengan pemberitaan di media online beberapa hari yang lalu. Seandainya dugaan itu tidak benar, datang dong pak Faisal Hasrimy menemui kami untuk memberikan klarifikasi, ucap Ary kepada awak media.

Selain itu, kata Ary melanjutkan bahwa penurunan angka stunting sebesar 1,7%, itu bukan keberhasilan Pj. Bupati Faisal Hasrimy. Itu capaian kinerja Plt Bupati tahun 2022-2023. “ Penurunan angka stunting itu bukan capaian Pj. Bupati sekarang,” jelas Ary.

Sementara anggaran untuk dana Stunting dari APBD Langkat mencapai Rp 71 M. Itupun hanya 1,7% hasilnya. Oleh sebab itu, Pj. Bupati Faisal Hasrimy, jangan meng claim keberhasilannya dalam penurunan stunting. Kami (IMM) mau agar Pj. Bupati datang menemui kami untuk memberikan klarifikasi tentang LHKPN dan penurunan angka stunting, pinta Ary.

Dan kami akan terus melakukan aksi unjuk rasa sampai PJ. Bupati Langkat mau turun untuk menemui mahasiswa yang tergabung dalam IMM. Dan kami mahasiswa yang memiliki integritas dan nilai kebangsaan. Kami juga ingin Langkat lebih bermartabat dan maju. Kami juga siap apabila pak Pj. Bupati mengundang kami untuk berdialog demi kemajuan kabupaten Langkat ke depan, ungkap Ary. (Basar S)

Tinggalkan Balasan