PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Guna mengatasi permasalahan sampah di Kota Pekanbaru, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) kembali merekrut tenaga buruh angkut
Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKP melalui Kabid Kebersihan Zulkarnaen d iruang kerjanya, Rabu (20/7). Menurut dia, DKP akan merekrut buruh sampah yang berasal dari eks karyawan PT Multi Inti Guna (MIG) dengan jumlah 350 orang. Namun mereka diwajibkan untuk mengajukan lamaran kerja dengan melampirkan surat rekomendasi dari pihak kecamatan.
“Artinya, sebelum mereka bekerja di PT. MIG sudah pernah menjadi buruh sampah di Kecamatan, terangnya.
Menurut Zulkarnaen, untuk mengangkut sampah di delapan kecamatan, minimal harus harus memiliki 800 orang pekerja dan 94 unit armada angkut. Sementara saat ini, jumlah buruh baru berjumlah 140 orang dengan armada angkut berjumlah 42 unit. Jumlah tersebut terdiri dari buruh angkut sampah dan supir armada angkut.
Melihat kondisi tersebut, maka sangat mendesak untuk menambah buruh angkut sampah dan penambahan armada angkut, agar permasalahan sampah di kota Pekanbaru dapat di atasi kembali, sebutnya.
Diakuinya, dengan tenaga yang ada saat ini, pihaknya bekerja siang hingga larut malam, sehingga tumpukan sampah secara perlahan berangsur normal. Tetapi tenaga buruh terlalu diporsir. Padahal nominal jam kerja hanya 6 jam kerja setiap hari.
Ditanya soal manajemen kerja dan target DKP dalam penanganan sampah di kota Pekanbaru, Zulkarnaen menyebutkan, kini pengangkutan sampah dibagi dalam shift.
Namun setelah tenaga buruh mencukupi akan dibagi menjadi tiga ship dengan jam kerja tetap enam jam kerja. “Jika tenaga buruh sudah terpenuhi, insya Allah, akhir bulan Agustus nanti kondisi sampah sudah kembali normal. Pekanbaru kembali sebagai kota yang bersih, nyaman aman dan asri,seperti sebelumnya,”pungkasnya.***(Jsn)





















































