PELALAWAN, SUARAPERSADA.com – Dinas Komunikasi dan Informatika Kab.Pelalawan mengadakan Focus Group Discussion (FGD ) terkait kedudukan penyelenggaraan informasi serta Dokumentasi pemerintahan dalam pendampingan keterbukaan informasi publik.
Kepala Bappeda Pelalawan Ir.M.Syahrul Syarif,Narasumber Mahyudin Yusdar dari LSM Fitra bersama tim, Sekretaris Dinas Kominfo Farid Mukhtar,S.Sos mewakili Kadiskominfo, Sekretaris OPD Pelalawan turut hadir dalam acara tersebut.
Narasumber Fitra Riau, Mahyudin Yusdar yang juga Ketua KIP Periode 2012 – 2016 dalam penjelasannya mengatakan tujuan dari pertemuan FGD ini adalah dalam rangka penyususan PPID Kab. Pelalawan supaya adanya satu pemahaman ditiap OPD keterbukaan dan ketersediaan informasi dan data sehingga berjalannya PPID di Kabupaten Pelalawan ini, ucap Mahyudin.
Mantan Ketua KIP 2012-2016 mengatakan pentingnya keterbukaan dari suatu informasi. Keterbukaan merupakan kebutuhan dari badan publik,karena dengan transparansi ini memunculkan rasa kepercayaan terhadap penyelenggaraan pemerintah.
Lanjutnya lagi, keterbukaan akan menciptakan good government sehingga terselenggaranya clean government (Pemerintah Bersih). Beliau juga melanjutkan informasi publik dihasilkan,dikelola atau diterima oleh suatu badan publik, dasar hukum pembentukan PPID UU KIP PP No.61/2010 Perki No.1/2010, Permendagri No.3 Tahun 2017.PPID melekat pada pejabat struktur yang membidangi tugas dan fungsi pelayanan informasi dan dokumentasi atau kehumasan.
“Didalam struktur organisasi PPID dijabat oleh Pejabat Eselon III yang menangani informasi dan dokumentasi serta kehumasan berkedudukan sebagai PPID Utama yakni di Dinas Kominfo ,PPID Utama dibantu didalam pekerjaannya oleh PPID Pembantu yang ada di level OPD atau SKPD Eselon IV. Mahyudin berharap transparansi dan keterbukaan informasi akan memberikan rasa kepercayaan publik dari penyelenggaraan pemerintahan,” pungkas Mahyudin.** (DIR)





















































