Dinilai Pencitraan” Pekanbaru Digadang-Gadang Sudah Miliki Master Plan Bajir

0
202

PEKANBARU, SUARAPERSADA. com- Pada tahun 2021 lalu, Pemerintah Kota Pekanbaru telah ekspos hasil kerja kerasnya dalam upaya menanggulangi atau mengurangi terjadinya banjir. Yakni, telah rampung menelorkan Master Plan Banjir, artinya dengan di terapkan nya master plan tersebut di pastikan kota Pekanbaru akan terhindar dari Banjir. Dan keberhasilan ini telah di gadang-gadang.

Namun pada faktanya, seperti terjadi, Senin (25/4/2022) pagi, hanya Intensitas curah hujan yang tidak terlalu deras dan lama, kota Pekanbaru yang dengan julukan kota Smart City Madani langsung berubah menjadi sungai atau danau.

Sebagaimana pantauan media ini, dibeberapa titik ruas jalan dan pemukiman masyarakat seperti Jalan. Air Hitam tepatnya di Perumahan Graha Nuansa Permai Kelurahan Bina Widya, Kecamatan Tampan. Kemudian di Jalan. Dharma Bakti dan Jalan. Durian pun berubah menjadi sungai baru di Pekanbaru.

Peristiwa tersebut bukan hanya terjadi di jantung kota Pekanbaru, tetapi daerah pinggiran seperti Kecamatan Rumbai, Rumbai Pesisir juga tidak luput dari banjir yang berakibat banyaknya kenderaan roda dua yang mogok dan aktivitas warga terganggu.

Burhanuddin warga Kelurahan Palas mengatakan, mana bukti Master plan banjir yang digadang-gadang Walikota Pekanbaru Firdaus tersebut. “Dua periode atau 10 tahun memimpin pemerintahan di Pekanbaru, gagal dalam menangani banjir ‘, Senin (25/4/2022).

Apa manfaatnya, memiliki Mster plan kalau hanya diatas kertas, itu sama saja “pencitraan”., ucapnya.

Lagi kata Bahar, dipastikan dalam pembuatan Master plan banjir tersebut memakan anggaran yang tidak sedikit, tetapi tidak ada manfaat bagi masyarakat kota Pekanbaru.

” Kami pesimis,, hingga Firdaus lengser, penanganan banjir di kota Madani ini bisa teratasi, ”pungkasnya.(jsR).

Tinggalkan Balasan