Dinilai Abaikan Tuntutan Warga, Maspera Geruduk Kantor BPN Tangerang Selatan

1
240

TANGSEL, SUARAPERSADA.com-Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Agraria (Maspera) menggelar aksi unjuk rasa dan geruduk Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN)Tangerang Selatan, Selasa (6/9/2022).

Dalam aksinya, mereka kecewa atas jawaban pihak ATR/BPN Tangerang Selatan yang berbelit terkait legalitas kepemilikan perumahan di Komplek  PT. Caltex, Cempaka Putih, depan Gerbang masuk kantor Pertanahan Tangerang Selatan di Jalan Letnan Sutopo No.02,  wilayah Mekar Jaya Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan, Banten 15310. Tidak jelasnya jawaban pihan Dinas Pertahanan, diduga ada mapia tanah di Perumahan PT Caltex tersebut.

Dalam aksi tersebut, mereka membawa beberapa spanduk  bertulisan “Masyarakat Peduli Agraria (Maspera)  dan slogan Copot Kepala Kantor ATR/BPN Tangerang Selatan”.

‘’Kepada bareskrim Mabes Polri Usut Dugaan Mapia Tanah di Perumahan  Caltex di Kp. Utan Kelurahan Cempaka Putih Kecamatan Siputat Timur  kota Tangerang Selatan. ‘’Berikan penjelasan kronologis penerbitan sertifikat hak milik di Perumahan PT Caltex Kelurahan Cempaka Putih’’.

Darwin Marpaung, selaku Penanggungjawab Aksi yang juga Ketua Umum   Maspera Wilayah Sumatera bagian Utara didampingi kordinator aksi Irianto dalam orasinya menyampaikan, kedatangan kami ke kantor Bandan Pertanahan Tangerang Selatan untuk menyampaikan rasa kecewa kami kepada BPN Tangsel, ucapnya.

“Kami sudah beberapa kali melayangkan surat konfirmasi kepada BPN Tangerang Selatan, namun jawaban yang kami terima berbelit-belit dan tidak sesuai dengan pokok persolan. Kami  menilai ada keberpihakan pihak BPN Tangerang Selatan kepada  oknum yang diduga Mapia tanah” bebernya.

Lagi kata Marpaung, berdasarkan pantauan elektronik pertanahan, ada penerbitan sertifikat hak milik yang kami duga milik BUMN atau asset negara. Kondisi ini telah berulang kami konfirmasi untuk meminta penjelasan secara tertulis ke Menteri ATR/BPN RI, Kanwil ATR/BPN Provinsi Banten maupun ke Kantor Pertanahan Tangerang Selatan, papar Darwin Marpaung.

Diketahui bahwa Kanwil ATR/BPN Banten telah mengirimkan surat kepada Kantah Tangerang Selatan agar melakukan penelitian terhadap apa yang kami minta. Namun hingga saat ini pihak Kantah Tangerang Selatan tidak menindak surat Kanwil ATR/BPN Provinsi Banten tersebut, kata Darwin.

Tak hanya itu kami juga telah meminta Kanwil ATR/BPN Prov. Banten agar memfasilitasi  Maspera dengan  Kepala Kantah Tangerang Selatan, namun hal itu juga tidak terwujud. Maka untuk mendapatkan kepastian dari yang kami inginkan, kami datang untuk menyuarakan bagaimana kepastian atau jawaban atas pertanyaan kami kepada BPN Tangsel yang tidak kunjung terjawab’’. ucap Darwin.

Setelah berorasi beberapa waktu, dengan difasilitasi pihak Polres Tangerang Selatan, massa diminta masuk ke Aula Kantor Pertanahan Tangerang Selatan untuk membahas subtansi tuntutan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut massa Maspera diterima Kepala Badan Pertanahan Tangerang Selatan, Harrison Mocodompis didampingi beberapa staf serta beberapa TNI/Polri.

Kepala Kantor Pertanahan Tangerang Selatan Harrison Mocodompis mengatakan, pihaknya selalu eksis menjaga dan melindungi yang merupakan asset negara. Terkait penjelasan yang diminta oleh Maspera tidak dapat kami jelaskan secara detail disebabkan kami masih akan melakukan penelitian, terangnya.

Lagi kata Harrison Mocodompis, pihaknya akan melakukan diskusi lanjutan dan meminta klarifikasi kepada Pertamina atas kepemilikan Perumahan PT.Caltex di Cempaka Putih, sebut Harrison.

Usai dialog, Harisson menyampaikan terima kasih kepada Maspera yang menyampaikan aspirasi nya dengan damai dan berjanji akan menindak lanjuti tuntutan Maspera. Selanjutnya massa membubarkan diri dengan tertib. ***

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan