DUMAI, SUARAPERSADA.com – Salah seorang pengusaha ternama di Kota Dumai, bernama Ahwaludin, lewat kuasa hukumnya Edy Azmi SH, menyusul akan melaporkan kontraktor dan pihak Pertamina ke aparat hukum, terkait dugaan penyerobotan lahan dan pencurian tanah timbun milik Ahwaludin.
Tanah Ahwaludin berada ditepi jalan besar, kawasan Jalan Lintas Dumai-Sei Pakning, merupakan Wilayah RT 006, Kelurahan Pelintung-Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai-Riau.
Lahan/tanah milik Ahwaludin yang akrab di sapa pak Ahwa itu, diketahui berbatasan langsung dengan lahan milik Djohan, salah seorang pengusaha tinggal di Medan-Sumatera Utara (Sumut).
Sebagaimana diketahui, Djohan lewat pengacaranya, Cassarolly Sinaga SH, sudah lebih awal melakukan hal yang sama melaporkan pihak kontraktor yang melakukan pengerukan tanah dan pihak pertamina selaku pemberi perintah kepada kontraktor.
Dihubungi lewat teleponnya, Edy Azmi SH, yang merupakan kuasa hukum Ahwaludin kepada suarapersada.com, membenarkan hari ini, Kamis (14/7) akan membuat laporan Polisi soal kejadian itu.
“Seharusnya pihak Pertamina tidak melakukan tindakan pengerusakan dan dugaan pencurian tanah milik klien saya. Kalau Pertamina juga merasa pemilik lahan klien saya, seharusnya Pertamina membuktikan secara perdata di pengadilan, jadi Pertamina bukan langsung melakukan tindakan melawan hukum,” Ujar Edy Azmi dari ujung teleponnya.
Menurut Edy Azmi mengulangi pembicaraannya, karena diatas lahan milik kliennya (Ahwa-red), menjadi sengketa saling klaim, seharusnya pihak Pertamina seharusnya mendahulukan secara perdata untuk menguji legalitas surat kepemilikan.
“Klien saya juga memiliki surat tanah yang sah dengan alas hak surat SKGR dan sah terdaftar di kantor Kelurahan maupun Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai,” tandas Edy Azmi, seraya menyebut hari ini dirnya akan melaporkan secara pidana soal perbuatan kontraktor dan Pertamina itu.
Pantauan media ini dilokasi lahan milik Ahwa, Rabu (13/7) kemarin, di atas lahan yang diakui Ahwa miliknya, satu unit alat berat Beko tampak baru memulai pengerukan tanah timbun dari sudut tanah bukit milik Ahwa.
Beberapa unit Damtruck milik perusahaan PT Hari Putra Mandiri, selaku kontraktor suruhan Pertamina Dumai, tampak mengangkut tanah timbun tersebut untuk dilansir ke kawasan Kilang Pertamina Dumai.**(Tambunan)





















































