Demi Sesuap Nasi, PKL Nekat Gelar Dagangan di Jalan Protokol

0
362

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Demi sesuap nasi, sebagaian besar para PKL yang digusur dari Jalan Teratai tidak hilang akal. Mereka nekat menggelar dagangannya di Jalan A. Yani. Akibatnya, jalan A. Yani yang merupakan jalan protokol menjadi macet total, Senin (19/9).

Meri salah seorang padagang mengaku nekat. menggelar dagangannya di jalan A.Yani. Lapak sudah dibongkar paksa oleh Pemko Pekanbaru, sementara barang dagangan sudah terlanjur dibeli.  Dari pada busuk dan rugi, terpaksa dijual. “Demi Sesuap nasi mas”, sebut Meri.

Upik, salah seorang pedagang sayar mengaku kaget dengan tindakan penggusuran oleh Pemko Pekanbaru ini. “Kami sangat dirugikan. Lihatlah, banyak pedagang yang tidak bisa berjualan. Barang dagangan busuk, padahal itu kami beli dari masyarakat petani dengan sistim jual dulu baru bayar. Artinya, jika laku terjual baru dibayarkan kepada petani. Jadi dengan tindakan penggusuran ini, tidak kami saja yang dirugikan, tetapi petani juga ikut rugi”,  urainya.

 “Kami berjualan bukan cari kaya. Tetapi hanya untuk menyambung hidup,” cetus Butet menimpali rekannya.

Pantauan media ini,  pasca penertiban PKL jalan Teratai sekitarnya,  para PKL menggelar dagangan di jalan A Yani, mereka berjejer dari depan rumah sakit Santa Maria hingga Apotek Asean 2 dan dipadati oleh lembeli. Namun mereka tampak siaga,  mengatisipasi datangnya petugas.**(jsn)

Tinggalkan Balasan