Bupati Rohul : “Yang Ditanam Hari ini akan Dinikmati Generasi Penerus Kita”

0
415

PASIR PENGARAIAN, SUARAPERSADA.comDalam kunjungan dinasnya, Bupati kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Drs H Achmad MSi, Rabu (11/3) lakukan penaburan benih ikan sebanyak 40 ribu ekor di Kolam Rantau Larangan Sei Palis, kecamatan Rokan IV Koto, sebelumnya dilakukan penanaman sejumlah pohon di lokasi tersebut. Selain Bupati, Wakil Bupati, Ir H Hafith Syukri MM, Ketua DPRD, Nasrul Hadi ST MT, Ketua PKK/anggota DPRD Riau, Ny Hj Magdalisni Achmad, para Kepala dinas, badan, kantor di lingkungan Pemkab Rohul, Camat dan Upika, para Kades/Lurah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan ribuan Masyarakat Rokan IV Koto, juga hadir.

Dalam sambutannya Achmad menyebutkan, bahwa kecamatan Rokan IV Koto merupakan centra pangan untuk kabupaten Rohul. Oleh karenanya, untuk tahun 2015 ini akan mendapat anggaran untuk perbaikan seluruh irigasi hingga tuntas.

Demikian juga sejumlah infrastruktur jalan yang statusnya provinsi akan dilakukan peningkatan base dan pengaspalan pada tahun ini juga, ungkapnya. Selain itu, akan segera dibangun proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), melalui lompatan harimau Sungai Rokan, sehingga diharapkan setelah proyek itu selesai masyarakat Rokan IV akan terang benderang.

Di bidang pendidikan, akan dilakukan penambahan RKB (Ruang Kelas Belajar) dan rehab sejumlah gedung sekolah. Sejumlah pembangunan yang telah, sedang, dan yang akan dilakukan pemkab Rohul dipaparkan Bupati dihadapan ribuan masyarakat yang hadir.

“Apa yang ditanam hari ini mungkin bukan kita yang menikmati tetapi yang pasti akan dinikmati generasi penerus kita, hal itu juga dikehendaki Allah SWT, agar umatnya tidak merusak tetapi memperbaiki lingkungan melalui penanaman poho ini,” terang Achmad.

Usai menyampaikan sambutannya, Bupati melakukan penanaman pohon diikuti seluruh pejabat lainnya, dilanjutkan dengan penaburan benih ikan.

Sebelumnya salah seorang tokoh masyarakat, Anyo Krukusumo dalam sambutannya mengajukan sejumlah permohonan kepada pemkab Rohul, diantaranya untuk pembangun turap bendungan irigasi Sei Palis karena sering mengalami runtuh.

Demikian juga infrastruktur jalan ke lokasi Rantau Larangan yang kurang mendukung, dan juga untuk pembukaan lahan sawah seluas 90 hektar. Seluas 171 hektar lahan sawah masyarakat, airnya bersumber dari bendungan irigasi tersebut, ungkap Ketua LKA (Lembaga Kerapatan Adat) Kenegerian Rokan Datok Bendahara ini. (adv/humas)

Tinggalkan Balasan