MEDAN, SUARAPERSADA.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat membongkar sindikat narkoba internasional jenis sabu dan berhasil mengamankan seberat 25 Kg sabu di Pool Bus Makmur penumpang dari Dumai di Jalan Sisingamangaraja Medan, kemarin, Minggu (21/02).
Informasi yang diperoleh wartawan, pihak BNN telah mengintai tiga kurir sabu dari Malaysia, hingga selanjutnya tiba di Indonesia. Tiga kurir sabu ini, melanjutkan perjalanan ke Medan dengan menumpangi bus Makmur dari Dumai membawa tiga karung buah duku dicampur sabu seberat 25 Kg.
Perjalanan ketiga kurir ini sangat hati-hati. Mereka membeli tiket dari Dumai, namun naik di tengah jalan, tidak diketahui persis di mana lokasi naiknya para kurir itu.
Minggu (21/02) pagi, ketiga kurir itu tiba di Medan. Usai turun dari bus, mereka sudah ditunggu oleh seorang pelaku lain, disinyalir pria yang menampung ketiga kurir itu adalah pengendali narkoba untuk Sumut, Aceh dan Riau.
Setelah ketiga kurir itu turun dari bus Makmur dan pindah ke mini bus Grand Max yang dikemudikan oleh pria yang diyakini sebagai pengendali itu, mereka bersiap berangkat.
Tak ingin kecolongan, mini bus itu langsung dicegat oleh petugas BNN naik mobil Pajero Sport BK 60 LD. Belum lagi keempat penumpang Daihatsu Grand Max itu turun, petugas langsung mengacungkan senjata laras panjang.
“Turun, jangan bergerak,” ucap Siadari, penjaga pool bus mengulang gertakan dan aksi heroik petugas BNN itu.
Bahkan, tiga kali tembakan terdengar saat itu. Supir Grand Max itu terkena tembakan pada bagian perut.
“Supir Grand Max yang menjemput mereka terkena tembakan pada bagian perut. Diduga, yang terkena tembak itu adalah pengendali sabu untuk wilayah Sumut, Aceh dan Riau,” ujar Deputi Pemberantasan Narkoba, BNN Pusat, Brigjend Armand Depari, kepada wartawan di pool bus Makmur, Senin (22/02) sore.**Win





















































