BEM UMSU ‘Demo’ Bank Sumut

0
1211

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), kembali berunjuk rasa di depan Kantor PT Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (18/01).

Dalam aksinya itu, massa mengutuk sikap jajaran Direksi PT Bank Sumut, yang tak bersedia menemui mereka guna memberikan penjelasan atas sejumlah temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas operasional PT Bank Sumut tahun 2013 dan semester I tahun 2014.

“Direksi PT Bank Sumut tak berani menemui kami. Kasih kami penjelasan soal temuan-temuan ini,” kata Presiden Mahasiswa (Presma) BEM UMSU, M Arie Wahyudi, saat berorasi.

Sementara koordinator aksi, Rahdinal Nugraha, berteriak, “Kalau tak mampu jadi direktur, mundur saja!”

Dalam pernyataan sikapnya, massa aksi menyebut, selain persoalan penerimaan pajak PT Bank Sumut tahun 2013 sebesar Rp1.043.720.827.149 dan Rp305.482.300.568 yang tidak sesuai ketentuan, masih banyak lagi temuan-temuan lainnya, seperti pengelolaan rekening titipan pihak ke tiga belum tertib dan tidak sesuai ketentuan, pemberian tingkat bunga khusus (spesial rate) deposito berjangka minimal sebesar Rp1.662.245.271.310, tidak dijamin LPS dan tidak sesuai ketentuan yang ditetapkan PT Bank Sumut, dan beberapa perkara lainnya.

Pantauan suarapersada.com, dalam unjuk rasa tersebut sempat terjadi kericuhan antara para pendemo dengan sejumlah polisi yang berjaga-jaga di depan Kantor PT Bank Sumut.

Kericuhan itu dipicu, karena pihak Bank Sumut terusik dengan aksi yang dilakukan para mahasiswa itu tepat di depan lobi kantor plat merah tersebut. Meski dilarang menggelar aksi di depan lobi itu, namun massa aksi tidak menggubris dan tetap menggelar unjuk rasa.

Meski didemo, namun jajaran Direksi PT Bank Sumut tidak ada satupun yang menemui pengunjuk rasa. Kemudian massa BEM UMSU melanjutkan aksinya di gedung DPRD Sumut. Di kantor wakil rakyat ini, massa aksi juga menyuarakan tuntutan yang sama.

“Hei Komisi C, di mana kalian, Kami datang ke sini (DPRD Sumut …red), meminta kalian agar tidak diam saja. Kalian harus panggil Direksi Bank Sumut itu. Mereka sudah membuat Bank Sumut bobrok,” sebut koordinator lapangan, Jimmy Prayogi.

Tak berapa lama, salah seorang anggota Komisi C DPRD Sumut, M Hanafiah Harahap datang menemui pengunjukrasa. Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut itu mengatakan bahwa dia akan menyampaikan persoalan Bank Sumut ini ke Komisi C untuk segera ditindaklanjuti.**Win

Tinggalkan Balasan