Asesment Center BKP2D Ciptakan Aparatur Sipil Berkompetensi

0
428

Assessment Center merupakan suatu metodelogi untuk mengidentifikasi atau mengevaluasi perilaku pegawai dalam pekerjaan sehingga hasil dari proses Assessment Center dapat digunakan dalam stategi pengembangan SDM suatu organisasi.

Guna mendukung pembentukan Assessment Center Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi Riau telah menyelenggarakan Diklat Assessor SDM Aparatur bagi Pegawai Negeri Sipil yang telah disaring melalui Seleksi Assessor Provinsi Riau.

Sebanyak 66 (enam puluh enam) Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Provinsi Riau telah mendaftar untuk mengikuti seleksi jabatan fungsional Assessor. Namun pada saat seleksi peserta yang ikut berjumlah 51 (lima puluh satu) orang.

Seleksi difasilitasi oleh Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Kepegawaian BKN ditargetkan untuk memperoleh 15 (lima belas) calon peserta Diklat Assessor SDM Aparatur.

Namun hasil seleksi hanya merekomendasikan 14 (empat belas) peserta untuk mengikuti Diklat Assessor SDM Aparatur. Proses Seleksi Assessor tersebut bertujuan untuk mendapat Aparatur Sipil yang benar-benar memenuhi kompetensi sebagai Fungsional Assessor.

Selanjutnya Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Provinsi Riau   melaksanakan “Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Assessor” bagi 14 (empat belas) orang yang telah lulus Seleksi Assessor tersebut. Diklat ini berlangsung selama hampir 3 (tiga) dengan narasumber yang berasal dari Badan Kepegawaian Negara.

Raih Peringkat 3 di Ajang BKN AWARD 2016

Kepala BKP2D di ajang BKN Award
Kepala BKP2D di ajang BKN Award

Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah BKP2D Provinsi Riau baru-baru ini meraih peringkat 3 di ajang BKN award atas penilaian kualitas layanan kepegawaian unit-unit kepegawaian instansi/BKD melalui BKN Award yang diterdiri atas 8 kategori (Kepegawaian, Pelayanan Pengadaan dan Kepangkatan, Pelayanan Pensiun, Implementasi Computer Assisted Test (CAT BKN), Implementasi Penilaian Kinerja, Implementasi Assessment Center, Pelaksanaan e-PUPNS, dan BKD Inovatif).

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Rakornas Kepegawaian 2016, yang dibuka langsug oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla sekaligus menyerahkan trofi BKN Award. Dalam sambutannya Jusuf Kalla menegaskan bahwa ASN dituntut untuk mengubah karakter, harus lebih inovatif, dan kreatif melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental.

BKN Award sendiri merupakan penghargaan kepada instansi yang berhasil dalam menyelenggarakan manajemen ASN secara kreatif, inovatif, akuntabel, konsisten, sesuai dengan kaidah, norma, standar dan prosedur yang berlaku. Penghargaan yang diberikan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pengelola kepegawaian di instansi, mendorong kreatifitas dan inovasi, serta penggunaan teknologi informasi dalam pelaksanaan manajemen ASN.

Kategori BKN Award yang menjadi penilaian meliuti, Kepegawaian, Pelayanan Pengadaan dan Kepangkatan, Pelayanan Pensiun, Implementasi Computer Assisted Test (CAT) dalam Manajemen ASN, Implementasi Penilaian Kinerja, Implementasi Assessment Center
Pelaksanaan e-PUPNS dan yang terakhir adalah penilaian terhadap BKD Inovatif.

Alhamdulillah BKP2D Riau mendapat BKN Award pada Rakor Kepegawaian Nasional tahun 2016, Kamis (26/5/2016) kemarin,” ungkap Kepala BKP2D Riau.

Dikatakan Asrizal, dari delapan kategori BKN AWARD yang diberikan, pemberian Award tersebut didasarkan pada evaluasi terhadap pembinaan manajemen kepegawaian yang dilakukan oleh Pemprov Riau dalam kurun waktu tahun 2015 dan 2016.

“Award ini kita dapat setelah melewati beberapa tahap evaluasi, diantaranya telah melaksanakan seleksi terbuka JTP (Jabatan Tinggi Pratama) sebanyak 63 jabatan, seleksi lanjutan JTP Sekretaris Dewan, dan mengirimkan 6 PNS untuk ikut Diklat jabatan fungsional asessor,” ulasnya.**(Advertorial/hmsriau)

Tinggalkan Balasan