Antisipasi Karhutla, Gubernur Riau : “Penanaman Kayu Gerunggang Salah Satu Alternatifnya”

0
1070
Gubernur Riau, Syamsuar

BENGKALIS, SUARAPERSADA.com – Gubernur Riau, H. Syamsuar saat rapat kordinasi kesiap siagaan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di lantai empat kantor Bupati Bengkalis, Senin (4/3) mengatakan salah satu alternatif untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan yaitu dengan menanam pohon Gerunggang untuk tanah gambut.

“Di Bengkalis ini saya sendiri telah pernah turun langsung ketempat petani yang melakukan penanaman pohon Gerunggang, dan saya telah menyampaiakan hal tersebut ke Men-LHK,” ungkap Gubenrnur Riau dalam rapat  kordinasi yang dihadiri oleh Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Rony Irianto Monika,Rektor Universitas Riau Prof.ArasMulyadi, Kadis LHK Riau Ervin Rizaldi,Asisten I Sedaprov Riau Ahmad Syarofi, Perwakilan Badan Restorasi Gambut, Setda Kabupaten Bengkalis H.Bustami, Kepala BPBD Bengkalis Tajul Mudaris , Camat, Kepala Desa Sekabupaten Bengkalis, RW, RT, Tokoh Masyarakat dan sejumlah unsur lainnya.

Matan Bupati Siak yang belum lama di lantik oleh Presiden Jokowi Dodo menjadi Gubenrur Riau itu, juga sempat mengatakan bahwa pada saat dirinya menjadi Bupati Siak langkah yang ia (Syamsuar) ambil berupaya untuk menghindari terjadinya kebakaran pada lahan-lahan masyarakat yang semula tidak produktif dengan melaksanakan program penanaman Nenas dan sejumlah tanaman lainnya yang bermenfa’at bagi masyarakat.

“Sehingga ruang untuk terjadinya kebakaran sangat kecil kemunginanan nya,” ujar Syamsuar.

Menyangkut dengan kemampuan pohon gerunggang yang sempat dikatakan oleh Gubernur Riau  dapat sebagai salah satu alternafif  untuk mengantisipasi terjadinya Kebakaran hutan dan Lahan, Media ini berserta sejumlah rekan-Media lainya berupaya melakukan penelusuran ke beberapa lakosi  tempat masyarakat melakukan budidaya taman pohon jenis Gerunggang yang terletak di Desa Wonosari, Desa Air Putih Kec.bengkalis, Desa pasiran dan Desa Muntai Barat Kec.Bantan.

Khusus penanaman pohon gerunggang terletak diareal Desa Air Putih jalan lintas Air Putih-Selat Baru cukup mengagumgkan, karena  dilakosi tersebut tidak hanya dijadikan tempat  penanaman, bahkan juga merupakan lokasi pembibitan pohon gerunggang yang dilakukan oleh LSM Ikatan Pemuda Melayu Peduli Lingkungan bersama dengan Yayasan Solidaritas Pemuda Melayu Peduli Lingkungan Republik Indonesia (Y-SPMPL-RI).

Menurut sekretaris Yayasan SPMPL-RI merupakan salah seorang dari penggagas pengembangan dan pengayaan bibit budidaya pohon Gerunggang (Moh. Kusmayadi) kepada tim Media yang datang, membenarkan kalau kayu Gerunggang apabila sudah besar mampu menjadi perisai dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran, ia mengaku kalau kemampuan akar kayu Gerunggang apabila sudah besar punya kemampuan mengikat air dalam jumlah sangat besar, sehingga membuat kondisi tanah gambut yang ditanami dengan kayu Gerunggang dibawah pohon senantiasa dalam keadaan lembab.

“Dulu di zaman tahun delapan pulahan, kita tidak mendengar Riau dilanda bencana kebakaran hutan dan lahan, padahal orang-orang tua kami dulunya  untuk membuka lahan perkebunan rata-rata dengan cara melakukan penebangan hutan hingga puluhan jalur. Hampir setahun kemudian setelah kayu-kayu yang ditebang kering, mereka lantas membakarnya, sedangkan kiri kanan lahan yang dibakar masih utuh. Faktanya kiri kanan lahan yang tidak terjadi rembesan atau api dari lahan yang dibakar tidak  mempu menjalar ke kawasan hutan yang masih utuh,” ungkap nya.

Lebih lanjut pria yang akrap dipanggil Kusmayadi itu menjelaskan, selain punya kemampuan mengantisipasi kebakaran hutan, tanamana ini punya nilai ekonomis. Per hektar tanaman Gerunggang umur 6 tahun bisa menghasilkan uang hingga miliyaran rupiah, tutur kusmayadi.**(hen)

Tinggalkan Balasan