BAGANSIAPIAPI, SUARAPERSADA.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) dapil pemilihan Provinsi Riau, Rosti Uli Purba senin (9/3) melakukan agenda kunjungan di Kabupaten Rokan Hilir, yang di pusatkan di kantor Bupati Rohil Lantai IV Bagansiapiapi.
Dalam reses anggota DPD RI dapil Provinsi Riau di sambut baik oleh Pemerintah Daerah Rokan Hilir yang di wakili Plt Sekdakab Rohil Drs.H Surya Arfan MS,i,Wakil Ketua DPRD Drs Jamiluddin, wakil Ketua DPRD Abdul Kosim serta beberapa SKPD yang berada di lingkungan pemkab Rohil.
Plt Sekda Rohil Drs H. Surya Arfan mengatakan, kita sangat berharap kehadiran ibu DPD RI dapat menyerap aspirasi dan keluh kesah masyarakat Rohil, terkait di bidang perikanan. Rohil sendiri dahulunya dikenal sebagai penghasilan ikan terbesar di dunia setelah norwegia, kini penghasilan ikan di Rohil telah berkurang.
“Berkurangnya ikan di Rohil diakibatkan maraknya illegal fishing yang mengunakan pukat harimau, oleh para nelayan dari negara tetangga bahkan dari provinsi tetangga,” kata Surya Arfan.
Maraknya illegal fishing di perairan Rohil membuat tangkapan nelayan Rohil semakin berkurang. Ditambah pasokan BBM berjenis solar sangat sulit di dapatkan oleh para nelayan Rohil. Tidak hanya SPBU Terapung, bahkan galangan kapal yang berada di Rohil makin lama makin berkurang.
“Sekarang ini galagan kapal yang berada di Rohil sangat kesulitan untuk mendapatkan bahan baku kayu. Soalnya untuk mendapatkan bahan baku tidak semudah dulu, karena adanya UU kehutanan. Kalau ada galangan kapal dapat mengurangi angka penganguran yang berada di Rohil,” cetus Surya.
“Makanya nelaya Rohil sangat berharap kepada ibu DPD RI dapat menyampaikan keluhan para nelayan kepada ibu Menteri Perikanan dan Kelautan,” kata Ketua nelayan Rohil Ramli, saat berdialong dengan anggota DPD RI, Senin (9/3).
Tambah Ramli, saat ini nelayan sangat mendambakan adanya SPBU Terampung, kalau ada SPBU Terampung tentu dapat mempermudah warga nelayan untuk melaut.
Sementara itu Anggota DPD RI Rosti Uli Purba mengatakan, kita akan mencoba menyampaikan permasalahan yang di hadapi para nelaya Rokan Hilir ini, baik itu tentang SPBU Terapung maupun maraknya Illegal Fishing, kepada Ibu Menteri Perikanan Dan Kelautan. “Dalam waktu dekat ini kita akan menyampaikan kepada ketua Komite II DPD RI bagaimana kita bisa duduk satu meja dengan ibu Menteri tersebut,” ujar Rosti Uli Purba. (jarmain)






















































